JAKARTA, MUI.OR.ID--Menteri Haji dan Umrah KH Muhammad Yusuf Irfan atau Gus Irfan berharap MUI membahas fatwa Dam haji di Musyawarah Nasional (Munas) XI.
Gus Irfan menjelaskan Dam menjadi salah satu isu krusial yang sering ditanyakan oleh pemerintah haji Arab Saudi kepada pemerintah Indonesia.
Menanggapi pertanyaan itu, Gus Irfan mengungkapkan, hingga hari ini pemerintah Indonesia masih menunggu fatwa dari MUI tentang boleh atau tidaknya Dam disembelih di Indonesia.
"Kita sampai hari ini masih menunggu fatwa dari MUI tentang boleh atau tidaknya Dam disembelih di Indonesia. Kita menunggu MUI," kata Gus Irfan dalam Sidang Pleno VII Munas XI MUI di Mercure Convention Center Ancol, Jakarta Utara, Jumat (21/11/2025).
Kehadiran Menteri Haji dan Umrah dalam Sidang Pleno VII Munas XI MUI untuk menjadi Keynote Speaker dengan tema: Membangun Ekosistem Haji dan Umrah yang Adil, Produktif,
Profesional, Efektif, Efisien, Transparan, dan Akuntabel.
Dalam Sidang Pleno VII ini hadir sejumlah narasumber yaitu Penasehat Khusus Presiden Bidang Haji Prof Muhadjir Effendy, Ketua Komisi VIII DPR RI Marwan Dasopang dan Ketua Komnas Haji Mustofa Siradj.
Gus Irfan mengatakan, hingga saat ini belum ada kejelasan dari MUI mengenai fatwa tersebut. Dia berharap fatwa tersebut bisa segera dibahas, bahkan berharap bisa dibahas di Munas XI MUI.
"Mudah-mudahan di Munas juga dibahas, mudah-mudahan. Kita kan hanya sekadar berharap," tegasnya.
(Sadam/Azhar)