67 Ribu Jamaah Tiba di Madinah, Kadaker Bandara Ingatkan Petugas Disiplin Aturan
Sanib
Penulis
Admin
Editor
Laporan langsung jurnalis MUI Digital, dari Madinah, Arab Saudi
Madinah, MUI Digital – Kedatangan jamaah haji Indonesia di Bandara Prince Mohammed Bin Abdul Aziz, Madinah, terus berlangsung.
Hingga Sabtu (2/5) pagi, sebanyak 174 kelompok terbang (kloter) telah tiba dengan total 67.683 jamaah. Kepala Daerah Kerja (Kadaker) Bandara, Abdul Basir, menyebut dari jumlah tersebut terdapat 14.650 jamaah lanjut usia (lansia) yang juga telah mendarat di Tanah Suci.
“Yang sudah tiba di Madinah sebanyak 174 kloter dengan jumlah jamaah mencapai 67.683 jamaah. Jumlah lansia 14.650 jamaah,” kata Abdul Basir di Madinah.
Di tengah tingginya arus kedatangan, Abdul Basir mengapresiasi kinerja petugas haji yang bertugas di Daker Bandara.
Ia menilai para petugas mampu memberikan layanan yang optimal meskipun sebagian di antaranya baru pertama kali menjalankan tugas.
Baca juga: KJRI Benarkan WNI Ditangkap Terkait Haji Ilegal, Tersangka Kini 7 Orang: Proses Hukum Dikawal
“Saya sangat apresiasi kinerja teman-teman di bandara. Meski banyak yang baru pertama kali bertugas, mereka bisa dikoordinasikan dengan baik dan memberikan layanan prima kepada jamaah,” ujarnya.
Ia menegaskan, secara umum kinerja petugas hingga saat ini berjalan dengan baik dan sesuai harapan. “Kami lihat sejauh ini kinerjanya sangat baik,” tambahnya.
Selain apresiasi, Abdul Basir juga mengingatkan para petugas untuk menjaga kondisi kesehatan di tengah padatnya aktivitas pelayanan jamaah.
Ia juga mengimbau agar petugas membatasi aktivitas di luar jam tugas. Menurutnya, jika petugas tetap harus beraktivitas di luar tugas, mereka diminta selalu membawa dokumen perjalanan lengkap, seperti paspor, visa, dan kartu nusuk, serta tidak bepergian sendirian.
“Kalaupun melakukan aktivitas di luar jam tugas, kami minta tetap membawa dokumen perjalanan yang lengkap dan tidak bepergian sendirian,” ujarnya.
Imbauan tersebut disampaikan mengingat peningkatan pengamanan oleh otoritas Arab Saudi menjelang puncak penyelenggaraan ibadah haji.
“Karena kita tahu, menjelang hajian Arab Saudi meningkatkan pengamanan di berbagai tempat,” tandasnya.