Ketua MUI Dorong Percepatan Realisasi Program Pembangunan Rumah Terdampak Bencana
Miftahul Jannah
Penulis
Admin
Editor
Bogor, MUI Digital — Majelis Ulama Indonesia (MUI) mendorong percepatan realisasi program pembangunan rumah bagi masyarakat terdampak bencana.
Hal ini dengan menekankan pentingnya eksekusi segera atas komitmen yang telah dibuat, pemanfaatan dana donasi yang sudah tersedia, penyesuaian data penerima di lapangan, serta penguatan koordinasi agar bantuan tepat sasaran dan tidak tumpang tindih dengan program pihak lain.
Hal tersebut disampaikan Ketua Bidang Penanggulangan Bencana MUI, Nusron Wahid, dalam Rapat Kerja Lembaga Advokasi dan Koordinasi Penanggulangan Bencana (LAK-PB MUI) yang digelar di Aula BPSDM Kementerian ATR/BPN, Bogor, Jumat (1/5/2026).
Nusron mengungkapkan bahwa MUI sebelumnya telah berkomitmen membangun ratusan unit rumah di sejumlah wilayah terdampak, seperti Aceh dan Sumatera Barat.
Baca juga: Buka Rakernas Kebencanaan, Sekjen MUI Tekankan Penguatan Kapasitas Relawan
Namun hingga saat ini, realisasi program tersebut dinilai masih belum optimal, sementara para donatur terus menanyakan kepastian pelaksanaannya.
“Donatur sudah bertanya-tanya kapan program ini dilaksanakan. Biasanya kita mencari dana dulu baru bekerja, tapi kali ini dananya sudah ada. Jadi harus segera direalisasikan,” ujarnya.
Dia menjelaskan, di lapangan terdapat dinamika yang perlu disesuaikan, di mana sebagian calon penerima bantuan telah mendapatkan dukungan dari pihak lain, seperti pemerintah maupun lembaga sosial lainnya.
Karena itu, diperlukan pembaruan data dan koordinasi lebih lanjut dengan pihak daerah agar bantuan yang disalurkan tetap tepat sasaran dan tidak terjadi tumpang tindih.
Nusron menekankan bahwa kelebihan dana yang telah terkumpul dapat dimanfaatkan untuk menyesuaikan kebutuhan di lapangan, sesuai dengan kondisi riil masyarakat terdampak.
Menurutnya, percepatan realisasi program menjadi penting tidak hanya untuk membantu masyarakat, tetapi juga untuk menjaga kepercayaan publik terhadap komitmen MUI dalam menjalankan program kemanusiaan.
“Yang sudah direncanakan harus segera dilaksanakan. Ini bagian dari tanggung jawab kita,” tegasnya.