Masjid di Dubai Sediakan Infrastruktur Pengisian Daya Kendaraan Listrik
Fitri Aulia Lestari
Penulis
Admin
Editor
Jakarta, MUI Digital — Islamic Affairs and Charitable Activities Department (IACAD) menandatangani perjanjian kerja sama dengan Emarat EV Charging Stations Company (UAEV) untuk mengembangkan infrastruktur pengisian daya kendaraan listrik (EV) di area parkir masjid di seluruh Emirat Dubai.
Dalam keterangan yang dikutip MUI Digital dari The Gulf News pada Kamis (9/4/2026), kerja sama ini memberikan izin penggunaan lahan secara sementara guna membangun dan mengoperasikan fasilitas pengisian daya listrik yang terintegrasi dan berbasis teknologi pintar di lingkungan masjid.
Langkah tersebut mencerminkan komitmen IACAD dalam mengadopsi solusi cerdas dan berkelanjutan, sekaligus meningkatkan kesiapan masjid dalam menjawab kebutuhan masyarakat modern yang terus berkembang.
Perjanjian ini ditandatangani di hadapan Ahmed Darwish Al Muhairi selaku Direktur Jenderal IACAD dan Ahmed Al Kaabi selaku Anggota Dewan Direksi UAEV. Kontrak kerja sama berlaku selama delapan tahun dengan opsi perpanjangan berdasarkan kesepakatan kedua belah pihak.
Melalui kerja sama ini, berbagai layanan akan disediakan, mulai dari pemasangan dan pengoperasian stasiun pengisian daya modern, perawatan rutin, pemantauan kinerja, hingga penerapan sistem pembayaran pintar yang aman.
Selain itu, teknologi manajemen energi canggih juga akan diterapkan guna meningkatkan efisiensi sekaligus menekan dampak lingkungan.
Baca juga: MUI Sambut Baik Gencatan Senjata Amerika Serikat dan Iran, Puji Peran Pakistan
Proyek ini turut dilengkapi dengan aplikasi digital yang memungkinkan pengguna mengetahui lokasi stasiun pengisian daya yang tersedia, sehingga memberikan kemudahan akses dan pengalaman layanan yang lebih optimal bagi masyarakat.
Direktur Jenderal IACAD, Ahmed Darwish Al Muhairi, menyatakan bahwa proyek ini menjadi langkah strategis dalam transformasi layanan masjid menuju ekosistem yang lebih modern dan berkelanjutan.
“Integrasi solusi energi bersih di fasilitas masjid memperkuat peran masjid sebagai pusat kegiatan masyarakat yang dinamis dalam kerangka pembangunan berkelanjutan,” ujarnya.
Sementara itu, Ahmed Al Kaabi menegaskan bahwa kemitraan ini merupakan bagian penting dalam mendorong mobilitas berkelanjutan di Uni Emirat Arab.
“Melalui penyediaan infrastruktur pengisian daya kendaraan listrik di fasilitas masjid, kami turut mendukung transisi menuju masa depan rendah emisi,” katanya.
Baca juga: Israel Buka Kembali Masjid Al-Aqsa dan Gereja Makam Suci Setelah 6 Pekan Ditutup
CEO UAEV, Ali Al Darwish, menambahkan kerja sama ini menjadi langkah konkret dalam menghadirkan layanan pengisian daya listrik di lokasi berbasis komunitas, sekaligus memperluas jaringan infrastruktur EV di kawasan.
Adapun Konsultan Teknik, Ali Al Halyan Al Suwaidi, menjelaskan bahwa proyek ini dirancang dengan teknologi terbaru serta memenuhi standar keselamatan dan efisiensi operasional tinggi, dengan sistem yang fleksibel dan dapat dikembangkan di masa mendatang.
Inisiatif ini diharapkan dapat memperkuat peran masjid tidak hanya sebagai pusat ibadah, tetapi juga sebagai bagian dari transformasi menuju lingkungan yang ramah energi dan berkelanjutan di Dubai.