Sanlat Ramadhan Pramuka Tekankan Pentingnya Tauhid dan Akhlak bagi Generasi Muda
Fitri Aulia Lestari
Penulis
Muhammad Fakhruddin
Editor
Bekasi, MUI Digital — Peserta Pesantren Kilat (Sanlat) Ramadhan bagi Pramuka Penegak dan Pandega se-Jabodetabek mendapatkan pembekalan tentang pentingnya tauhid dan akhlak sebagai fondasi dalam meraih prestasi dan membentuk karakter generasi muda.
Wakil Sekretaris Jenderal MUI Bidang Pendidikan, Prof Armai Arief, dalam sesi tausiyah terkait "Generasi bertauhid, berakhlaq, dan berpreatasi" ia menegaskan bahwa inti keimanan seorang Muslim adalah keyakinan kepada Allah SWT, sebagaimana makna kalimat tauhid laa ilaaha illallah yang berarti tidak ada Tuhan selain Allah.
Menurutnya, keyakinan kepada Allah harus diwujudkan melalui ketaatan menjalankan perintah-Nya serta menjauhi larangan-Nya. Salah satunya melalui ibadah seperti salat dan kewajiban lainnya yang telah diatur dalam ajaran Islam.
Baca juga: MUI Perkuat Kaderisasi Generasi Muda melalui Pesantren Kilat Ramadhan
“Kalau kita benar-benar beriman kepada Allah, maka kita harus mengikuti perintah-Nya. Doa dan permohonan kepada Allah juga harus diiringi dengan ketaatan,” ujarnya saat memberikan materi di Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Bekasi pada Sabtu (7/3/2026).
Selain hubungan dengan Allah, para peserta juga diingatkan tentang pentingnya menjaga akhlak dalam kehidupan sehari-hari, baik kepada orang tua, sesama manusia, maupun kepada diri sendiri.
Ia menekankan bahwa seorang anak harus bersikap hormat dan lembut kepada orang tua, sebagaimana perintah Allah dalam Alquran untuk berbuat baik kepada kedua orang tua.
Di sisi lain, akhlak yang baik juga harus ditunjukkan dalam hubungan dengan teman, lingkungan, dan masyarakat. Sikap saling menghormati, tidak merendahkan orang lain, serta menjaga persaudaraan menjadi nilai penting yang harus dimiliki setiap anggota pramuka.