MUI Perkuat Kaderisasi Generasi Muda melalui Pesantren Kilat Ramadhan
Fitri Aulia Lestari
Penulis
Muhammad Fakhruddin
Editor
Bekasi, MUI Digital — Majelis Ulama Indonesia (MUI) melalui Komisi Pendidikan dan Kaderisasi (KPK) terus memperkuat kaderisasi generasi muda melalui program Pesantren Kilat Ramadhan yang tahun ini digelar di lima titik dan diikuti sekitar 7.000 peserta dari berbagai kalangan.
Salah satu kegiatan tersebut adalah Pesantren Kilat Ramadhan bagi Pramuka Penegak dan Pandega se-Jabodetabek yang diikuti 300 peserta dan digelar di Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Bekasi pada Sabtu (7/3/2026).
Ketua Komisi Pendidikan dan Kaderisasi MUI, Dr Kartini, menjelaskan bahwa program Sanlat Ramadhan merupakan amanah Musyawarah Nasional (Munas) MUI yang telah dijalankan dalam beberapa periode kepengurusan.
Baca juga: Pesantren Kilat Ramadhan MUI Kenalkan Vokasi dan Peluang Kerja bagi Pramuka Penegak
“Sanlat Ramadhan dari Komisi Pendidikan dan Kaderisasi Majelis Ulama Indonesia ini adalah sebuah program yang memang sudah diamanahkan pada Munas Majelis Ulama Indonesia,” ujarnya usai pembukaan Pesantren Kilat Ramadan.
Menurut Kartini, program tersebut merupakan bagian dari upaya MUI untuk membangun kaderisasi sejak dini, mulai dari anak-anak, remaja, hingga mahasiswa.
“Kami berharap bahwa KPK MUI bisa mulai mengkader dari jenjang anak kecil, remaja, dan juga anak-anak mahasiswa,” katanya.
Baca juga: MUI Kembali Gelar Pesantren Kilat Ramadhan, Kali Ini Pesertanya Pramuka Penegak dan Pandega
Ia menegaskan bahwa MUI ingin menghadirkan program yang tidak hanya bersifat konseptual, tetapi juga menyentuh langsung masyarakat luas.