Teknologi Canggih Arab Saudi untuk Uji Ketahanan Jalan Raya
Miftahul Jannah
Penulis
Admin
Editor
Jakarta, MUI Digital – Arab Saudi mengerahkan simulator lalu lintas berat pertama di kawasan Timur Tengah untuk menguji daya tahan jalan-jalan yang digunakan selama musim haji hingga 20 tahun ke depan.
Otoritas Jalan Raya Umum Arab Saudi meluncurkan “Heavy Traffic Load Simulator”, sebuah sistem canggih yang dirancang untuk mereplikasi kondisi lalu lintas padat dan beban berat yang biasa terjadi di jalur-jalur utama haji.
Dalam video yang diunggah melalui akun resmi Kantor Berita Saudi di platform X, dijelaskan bahwa simulator tersebut mampu menjalankan hingga 26 ribu siklus beban hanya dalam waktu 24 jam.
Teknologi ini digunakan untuk mensimulasikan penggunaan jalan secara intensif dalam jangka panjang.
Baca juga: Operasional Gelombang I Jamaah Haji di Madinah Resmi Berakhir
Dikutip MUI Digital dari Saudi Gazette pada Sabtu, (15/5/2026), simulator tersebut juga difungsikan untuk menguji campuran aspal baru sebelum diterapkan di jalan raya.
Sistem ini mampu mensimulasikan suhu ekstrem mulai dari 15 hingga 60 derajat Celsius guna mengevaluasi ketahanan material terhadap perubahan cuaca dan tekanan kendaraan berat.
Melalui pengujian tersebut, pihak otoritas dapat menilai secara akurat performa material jalan dalam berbagai kondisi, baik panas maupun dingin, sehingga kualitas jalan yang digunakan jamaah haji dapat lebih terjamin.
Otoritas Jalan Raya Umum Arab Saudi menyebut penggunaan teknologi ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi biaya pemeliharaan, memperpanjang usia pakai jaringan jalan, serta memastikan seluruh infrastruktur memenuhi standar dan spesifikasi teknis yang dibutuhkan.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya Arab Saudi dalam memperkuat infrastruktur transportasi untuk mendukung kelancaran penyelenggaraan ibadah haji yang setiap tahunnya melibatkan jutaan jamaah dari berbagai negara.