Ketua MUI Ungkap Rencana Kunjungan Wakil PM Malaysia Bahas Penguatan Halal
A Fahrur Rozi
Penulis
Admin
Editor
Jakarta, MUI Digital — Hubungan kerja sama halal antara Indonesia dan Malaysia diproyeksikan semakin menguat menyusul rencana kunjungan Wakil atau Timbalan Perdana Menteri 1 Malaysia, Ahmad Zahid Hamidi, ke Indonesia pada 22 Mei 2026 mendatang.
Hal tersebut dikemukakan langsung Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Halal, KH Masyhuril Khamis usai melakukan pertemuan dengan Atase Agama Kedubes Malaysia untuk Indonesia, Moh Izwan Sharif pada Kamis (14/5/2026) lalu di Jakarta.
Menurutnya, kunjungan tersebut disebut akan difokuskan pada penguatan kolaborasi sektor halal antara kedua negara, termasuk sinergi kelembagaan dan pengembangan program bersama di bidang jaminan produk halal.
“Timbalan Perdana Menteri 1 Malaysia akan berkunjung ke Indonesia dalam kaitan rencana menjalin kerja sama halal antar kedua negara Indonesia-Malaysia,” ujar Kiai Masyhuril saat dihubungi MUI Digital di Jakarta, pada Sabtu (16/5/2026).
Baca juga: Dorong UMK Naik Kelas, MUI Gencarkan “Duta Halal” hingga Tingkat Kecamatan
Ketua Umum Pengurus Besar Al Jam’iyatul Washliyah itu juga menyebut, kunjungan yang dijadwalkan itu menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi Indonesia-Malaysia dalam pengembangan ekosistem halal, termasuk kerja sama kelembagaan dan program strategis bidang jaminan produk halal.
Sebagai bagian dari persiapan kunjungan tersebut, ia mengatakan dirinya akan mendampingi Atase Agama Malaysia bertemu Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH), Haikal Hasan, guna membahas sejumlah agenda dan program bersama.
“Hari Sabtu, saya akan bawa atase ini bertemu dengan Babe Haikal Hasan,” katanya.
Khusus terkait agenda bersama MUI, Kiai Masyhuril juga menyebut Atase Agama Malaysia dijadwalkan mengunjungi LPPOM MUI untuk melihat langsung proses sertifikasi dan sistem halal di Indonesia.
Pada kunjungan itu, pihaknya akan memberikan arahan terkait proses halal di Indonesia, terutama mengenai tata cara penyembelihan halal, dalam agenda yang digelar di kantor Kedutaan Besar Malaysia di Jakarta.
"Selanjutnya hari Jumat, kita melalui tim LPPOM akan memberi arahan proses halal di Indonesia terutama tentang cara penyembelihan halal di kantor Kedubes mereka di Jakarta,” ujarnya.
Dia menjelaskan, pembahasan nantinya tidak hanya berkaitan dengan aspek sertifikasi halal, tetapi juga penguatan kolaborasi yang lebih luas dalam pengembangan industri halal dan sumber daya manusia keislaman di kawasan.