Ketua MUI Tekankan Urgensi Konsolidasi Ulama Dunia Hadapi Perkembangan Zaman
Junaidi
Penulis
Ketua MUI Bidang Fatwa Prof KH Asrorun Niam Sholeh hadir dan menjadi narasumber dalam kegiatan tersebut.
Kiai Niam menyampaikan, kegiatan ini sangat penting untuk digelar sebagai bentuk kontribusi dari para ulama dalam merespons tantangan masyarakat di era digital ini.
‘’Tantangan milenium ketiga ini untuk memastikan bahwa ajaran Islam itu sejalan dan sebangun dengan tantangan masyarakat. Di sisi yang lain, agar laju perkembangan masyarakat serta perubahan masyarakat ini sejalan dan sesuai dengan prinsip-prinsip hukum Islam,’’ kata kiai Niam, dalam perbincangan dengan MUIDIgital, Sabtu (21/10/2023), seusai tiba di Tanah Air.
Kiai Niam menyampaikan, tema utama yang diangkat dalam Muktamar ini: Fatwa dan Tantangan Milenium Ketiga. Kiai Niam menerangkat bahwa tema yang diangkat dalam Muktamar ini sangat strategis untuk memperkuat konsolidasi dan kontribusi ulama fatwa dalam menghadapi era digital di milenium ketiga.
‘’Fatwa keagamaan harus adaptif terhadap perubahan, sementara perubahan masyarakat harus sejalan dengan aturan dan fatwa keagamaan. Inilah yang menjadi tantangan agar hukum Islam itu sesuai dengan segala zaman,’’ paparnya.
Selain itu, kata Guru Besar Ilmu Fikih UIN Syarif Hidayatullah Jakarta ini, kegiatan ini juga sebagai sarana untuk silaturahim para mufti di seluruh dunia. Bukan hanya mendiskusikan pesoalan di era digital, melainkan juga mendiskusikan persoalan kontemporer.
‘’Sarana silaturahim, saling mengokohkan, saling menguatkan dan belajar di antara satu dan yang lain. Belajar dari pengalaman masing-masing negara dan untuk meningkatkan ukhuwah (persaudaraan),’’ tuturnya.