Kepada Media Mesir, Ketua MUI Ajak Para Mufti Dunia Adaptif di Era Digital
Azharun N
Penulis
KAIRO, MUI.OR.ID—Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Fatwa Prof Dr KH Asrorun Niam Sholeh mengajak para mufti dunia untuk bisa adaptif di era digital.
Hal ini disampaikannya saat diwawancarai salah satu media Mesir di sela-sela Muktamar Lembaga Fatwa Internasional di Kairo, Mesir.
‘’Era digital ini memiliki karakteristiknya yang khas. Kita pendatang di era digital ini. Bisa jadi kita sebagai mufti dan ulama memiliki kecakapan di bidang ilmu syariah, tapi di bidang teknologi digital kita masih belum sampai usia baligh,’’ kata kiai Niam dikutip MUIDgital, Kamis (19/10/2023).
Selain itu, kiai Niam juga mengajak para mufti dunia untuk beradaptasi terhadap perubahan sosial di era digital, dengan pendekatan terori kelenturan hukum, atau menurut al-ahkam al-syariyyah.
Kiai Niam menjelaskan, hal ini juga harus disertai pemahaman yang utuh mengenai ajaran hukum Islam yang masuk pada kategori tsawabit dan mutaghayyirat.
Kiai Niam menambahkan, bila belum memiliki kecakapan di era digital, para mufti bisa jadi belum bisa membedakan mana mumayyiz, kabar yang hoaks dan benar, serta kabar yang didapat di media sosial yang memang layak untuk dibagikan. Karena tidak memiliki kecakapan di era digital tersebut, Kiai Niam mengingatkan para mufti terkait dampak yang bisa terjadi.
Antara lain bisa jadi para mufti membagikan informasi yang bohong dan ujaran kebencian tanpa disadari. Sehingga, dia mendorong agar para mufti memiliki kesadaran yang utuh dan meningkatkan literasi digital.