Khutbah Idul Fitri 1443 H: Idul Fitri Momentum Perubahan Pribadi Lebih Berkarakter Islami
Oleh: ADMINISTRATOR
Oleh: KH Sholahudin al-Aiyub,
Ketua MUI Bidang Halal dan Ekonomi Syariah
الله أكبر (×9) لا إله إلا الله والله أكبر، الله أكبر ولله الحمد.
اَلْحَمْدُ للهِ الَّذِيْ جَعَلَ رَمَضَانَ شَهْرًا مُبَارَكَةً ورَحْمَةً، ومَغْفِرَةً ِلأُمَّةِ الْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ. أَشْهَدُ أَنْ لاَ إلِهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ لاَ نَبِيَّ بَعْدَهُ. اَللّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلىَ سَيِّدِناَ مُحَمَّدٍ وَعَلىَ آلِهِ وَصَحْبِهِ وَمَنْ وَالاَهُ. أمَّا بعدُ، فيا عباد الله! اتَّقوا الله وأطيعوا وكبِّروه تكبيرا.
Kaum muslimin wal muslimat rahimakumullah.
Sejak tadi malam, terdengar gema takbir, tahlil, dan tahmid saling bersautan membahana di angkasa, menyambut hadirnya Hari Raya Idul Fitri 1443 H. Menandai purnanya bulan istimewa, yaitu Ramadhan yang penuh kasih sayang (rahmah), ampunan (maghfiroh), dan penebus api neraka (‘itqun minan-nar).
Syukur Alhamdulillah, kita tahun ini masih berkesempatan bertemu dengan Hari Raya yang mubarok ini. Semoga amal ibadah yang kita tegakkan di bulan Ramadhan diterima oleh Allah SWT, dan kita dianugerahi kesehatan dan kekuatan serta keistiqamahan untuk menjalankan semua perintahNya dan meninggalkan semua laranganNya.