Sekjen MUI Kenang Kepahlawanan Amir Temur Leng Saat Berkunjung ke Uzbekistan
Junaidi
Penulis
JAKARTA, MUI.OR.ID - Delegasi Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang berkunjung ke Uzbekistan mengunjungi Museum Amir Temur lemg, Minggu (30/9/2023). Amir Temur Leng atau yang dikenal sebagai Timur Leng Gurkani adalah seorang penguasa Islam Sunni keturunan Turki-Mongol dari Asia Tengah. Tokoh yang lahir pada abad ke-14 atau tepatnya pada 9 April 1336 di Shahrisabz, Uzbekistan, kemudiaan wafat pada Febuari 1405.
Dalam kunjungan ke Museum Amir Temur, Sekjen MUI Buya Amirsyah Tambunan mengatakan, selama hampir sepekan melakukan kunjungan, para delegasi dari MUI tidak pernah luput dari perbincangan mengenai Amir Temur. "Salah satu nilai yang ditanamkan Amir Temur strengths in justice, yakni kekuatan dalam keadilan jelas tertulis di patung Amir Temur," kata Buya Amirsyah dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Selasa (3/10/2023).
Buya Amiryah memambahkan, ide dan gagasan Amir Temur tentang keadilan menjadi kekuatan besar dalam berbagai aspek kehidupan seperti bidang hukum, ekonomi, politik, sosial, pertahanan-keamanan, dan lain-lain.
"Untuk itu, kemajuan yang dicapai Uzbekistan saat ini merupakan bagian dari perjalanan panjang dan tokoh sentral yang menjadikan Samarkand tetap terkenal di abad pertengahan hingga kini," ungkapnya.
Buya Amirsyah menyampaikan, sosok Amir Temur bagaikan Alexander Agung. Oleh karena itu, menurut Buya Amirsyah, tidak berlebihan bahwa Amir Temur ini juga dikenal sebagai seorang panglima perang yang gagah perkasa.
"Karenanya tidak berlebihan Amir Temur dikenal sebagai seorang panglima perang gagah perkasa karena berani melawan kezaliman untuk menegakkan kedaulatan negaranya," tegasnya.
Kekuasaan yang dipegang oleh Amir Temur tidak main-main. Sebab, cakupan wilayah yang dipegang oleh Amir Temur ini lingkupnya hampir seluruh Asia Tengah, Asia Barat, dan Asia Selatan.