Akhiri Roadshow di Jombang, Tebuireng Jadi Pesantren Kelima yang Dikunjungi KPRK MUI
Junaidi
Penulis
JOMBANG, MUI.OR.ID – Pesantren Tebuireng yang diasuh oleh KH Abdul Hakim Mahfudz menjadi pesantren kelima sekaligus mengakhiri kegiatan Roadshow yang digelar oleh Komisi Perempuan Remaja dan Keluarga Majelis Ulama Indonesia (KPRK MUI).
Kegiatan yang merupakan kolaborasi bersama Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA) ini dihadiri oleh jajaran pengasuh pondok pesantren beserta para dewan guru, Selasa (10/10/2023).
Ketua KPRK MUI Siti Ma’rifah dalam sambutannya menyebut terdapat peran besar bagi para pengasuh dan dewan guru dalam menciptakan ruang aman bagi para santri. Sebab menurutnya, yang berperan sebagai orang tua santri ketika di pesantren adalah pengasuh pesantren juga para guru.
“Tanggung jawab kita yang ada di pesantren tentunya sangat besar. Orang tua para santri yang ada di rumah menitipkan anaknya untuk dididik berbagai disiplin ilmu dan akhlak di sini,” katanya.
Menyambung kampanye pesantren anti kekerasan dan ramah anak, Siti Ma’rifah mengungkap alasan roadshow pesantren kali ini diselenggarakan di Jombang, khususnya dua pesantren besar yaitu Bahrul Ulum dan Tebuireng adalah untuk menyemarakkan semangat hari santri.
Sebagaimana yang umum diketahui, dalam meraih kemerdekaan Indonesia di dalamnya terdapat kontribusi dari para ulama dan santri. Khususnya dalam peristiwa resolusi jihad yang dikeluarkan oleh KH Hasyim Asy’ari pada 22 Oktober 1945.
“Apabila kita ingin meneruskan spirit perjuangan tersebut, upaya yang dapat dilakukan salah satunya dengan menghapus tindak kekerasan di pesantren. Nantinya lingkungan pesantren akan semakin banyak melahirkan tokoh-tokoh dan para pemimpin nasional,” bebernya.