Tumbuhkan Komitmen Anti Kekerasan, Komisi PRK MUI Gelar Roadshow di Pesantren Al Jauharen Jambi
Azharun N
Penulis
JAMBI— Bertepatan dengan hari sumpah pemuda, Komisi Perempuan, Remaja, dan Keluarga (PRK) MUI menggelar roadshow di Pondok Pesantren al Jauharen, Jambi, Sabtu (28/10/2023).
Ketua Komisi PRK MUI, Siti Ma’rifah menegaskan acara ini bertujuan menumbuhkan komitmen anti kekerasan di dunia pesantren. Menurutnya, sebagai institusi pendidikan, pesantren menganut nilai anti kekerasan sejak pertama kali didirikan.
“Acara ini bertujuan menumbuhkan komitmen pesantren yang sejatinya anti kekerasan dan mengajarkan sifat-sifat tasamuh, tawasuth, dan tawadhu, ” ujarnya.
“Jadi kalau ada anak yang melanggar sifat-sifat itu berarti ada penyimpangan dari nilai yang dianut di pesantren tersebut, ” imbuhnya.
Dia menjelaskan, pesantren memiliki karakter tasamuh (toleransi), tawasuth (moderat), dan tawadhu (rendah hati). Karakter seperti ini harus diperkuat sebagai komitmen bersama.
Selain dianut dan diyakini, penguatan semangat anti kekerasan juga diimbangi dengan pencegahan kekerasan di pondok pesantren baik itu kekerasan fisik, non fisik, maupun seksual.
Ma’rifah menambahkan, apabila santri melakukan tindak kekerasan, bisa dipastikan santri tersebut keluar dari nilai-nilai luhur pesantren.