Tiga Bahaya Melewatkan Sahur dari Sisi Medis Menurut Lembaga Kesehatan MUI
Admin
Penulis
Wakil Ketua Lembaga Kesehatan MUI dr. Bayu Wahyudi menyampaikan, selain bernilai sunnah bila mengerjakannya sahur ternyata juga mencegah orang yang berpuasa dari tiga masalah kesehatan.
Ada masalah kesehatan yang bisa timbul bila seseorang melewatkan sahur. Pertama, kata dr Bayu, orang yang berpuasa akan mengalami hipoglikemia. Sebuah kondisi ketika kadar gula di dalam darah berada di bawah normal. Hipoglikemia ini membuat seseorang menjadi lemas dan tidak bertenaga.
Masalah kedua yang ditimbulkan jika seseorang meninggalkan sahur akan mengalami penurunan energi dan hilangnya konsentrasi. Tentu ini akan mengakibatkan ibadah siang hari di bulan Ramadhan menjadi tidak maksimal.
Masalah terakhir, ujar dr Bayu, menyebabkan dehidrasi atau hilangnya cairan di dalam tubuh.
Meski begitu, orang yang yang akan berpuasa tidak boleh sembarangan mengonsumsi makanan/minuman dalam sahur. dr Bayu menyarankan makanan yang mengandung protein menjadi menu sahur. Makanan seperti telur, ayam, maupun ikan.
“Makanan seperti ini memberi energi yang tahan lama ketika berpuasa,” ungkapnya.
Selain itu, makanan yang dianjurkan ketika sahur adalah makanan yang mengandung lemak sehat seperti alpukat dan kacang-kacangan untuk energi bertahap.
"Sementara makanan yang harus dihindari adalah gorengan karena dapat memperlambat metabolisme tubuh. Makanan tinggi gula karena menyebabkan lonjakan insulin dan cepat lapar," kata Bayu.
Selain itu, makanan yang dianjurkan ketika sahur adalah makanan yang mengandung lemak sehat seperti alpukat dan kacang-kacangan untuk energi bertahap.
"Makanan yang mengandung serat seperti oatmeal, sayur, dan buah untuk memperlambat pencernaan," kata Bayu kepada MUIDigital, Rabu (5/3/2025).
"Sementara makanan yang harus dihindari adalah gorengan karena dapat memperlambat metabolisme tubuh. Sementara itu, makanan tinggi gula karena menyebabkan lonjakan insulin dan cepat lapar," kata Bayu. (Sadam/Azhar)
foto: Canva Pro