Sekjen: MUI Perkuat Literasi Jelang Ramadan di Tahun Politik
Junaidi
Penulis
“Ramadan merupakan momentum penting untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT sehingga MUI memiliki dua tanggung jawab secara bersamaan, yaitu tanggung jawab keagamaan (mas’uliyah diniyah) dan tanggung jawab kebangsaan (mas’uliyah wathaniyah),” ungkap Buya Amirsyah pada Rabu, (21/02/24).
Buya Amirsyah menambahkan penjelasan mas’uliyah diniyah dan mas’uliyah wathaniyah.
“Tanggung jawab keagamaan untuk memperkuat pemahaman umat terhadap ajaran agama Islam serta tanggung jawab kebangsaan dalam menciptakan kehidupan beragama yang harmonis di tengah masyarakat yang berbangsa dan bernegara,” tambah Buya Amirsyah menyoroti pentingnya dua hal tersebut diperkuat MUI ke depan.
Buya Amirsyah juga menegaskan MUI mendorong literasi media sosial dan massa.
“MUI melalui Komisi Infokom harus melakukan literasi, sosialisasi dan edukasi agar media sosial dan media massa dapat menjadi alat yang kuat dalam menyebarkan syiar agama,” ungkap Amirsyah.
Buya Amirsyah menambahkan literasi, sosialisasi dan edukasi guna mengurangi kesenjangan di masyarakat.
"Kita melihat umat kita ini, tidak semuanya sama, pasti ada kesenjangan baik dalam konteks ekonomi, sosial, dan budaya, sehingga diperlukan literasi, sosialisasi, dan edukasi," kata Amirsyah.
Buya Amirsyah menekankan Ramadan diharapkan dapat menjadi momen bagi umat Islam untuk menjadi insan yang beriman dan bertakwa.
“Menjadikan Ramadan sebagai momentum untuk menciptakan kehidupan agama yang kondusif,” ucap Buya Amirsyah.
Beliau berharap di bulan yang penuh keberkahan tetap damai dan tentram walaupun di tahun politik.
"Di tengah tahun politik, berharap tetap aman dan tentram dengan menjadikan Ramadan bulan penuh ampunan dan penuh keberkahan,” sambung Buya Amirsyah.
Beliau juga menegaskan bahwa semua pihak, termasuk aktivis dan media, memiliki tanggung jawab untuk memperbaiki kondisi saat ini.
"Jika kondisi belum baik, bertugas untuk mengubah, jika kondisi sudah baik, bertugas menjaga. Soal hasil Allah yang menentukan, yang penting sudah berikhtiar," ujar Buya Amirsyah.
Dengan tema yang menginspirasi dan semangat yang membara, Halaqah Siaran Ramadan MUI tahun ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif dalam merajut persatuan umat dan memperkokoh nilai-nilai keagamaan serta kebangsaan di tengah-tengah masyarakat Indonesia.
(Latifahtul Jannah/Din)