5 Bacaan Doa Melepas Keberangkatan Jamaah Haji
A Zaeini Misbaahuddin Asyuari
Penulis
Hakim
Editor
Jakarta, MUI Digital — Keberangkatan seseorang untuk menunaikan ibadah haji merupakan momentum yang penuh haru, bahagia, sekaligus kebanggaan.
Tidak sedikit keluarga dan kerabat yang
mengantar dengan perasaan campur aduk, bahagia karena orang tercinta mendapat
panggilan ke Tanah Suci, namun juga di sisi lain merasa terharu karena akan
berpisah sementara waktu.
Dalam Islam, seorang muslim dianjurkan mendoakan keluarga atau kerabat yang hendak berangkat menunaikan ibadah haji. Dan mendoakan orang yang akan berhaji merupakan wujud kepedulian dan kasih sayang antar sesama muslim.
Baca juga: 4 Doa Perjalanan Haji dan Umroh yang Dianjurkan: Dari Berangkat hingga Tiba di Tanah Suci
Keutamaan Mendoakan Sesama Muslim
Mendoakan sesama muslim memiliki keutamaan
besar. Syekh Jalaluddin as-Suyuthi (wafat 911 H) dalam kitabnya menukil riwayat
dari Abu Bakar ash-Shiddiq bahwa doa seorang saudara untuk saudaranya karena
Allah merupakan doa yang mustajab.
عَنِ الصُّنَابِحِيِّ أَنَّهُ سَمِعَ
أَبَا بَكْرٍ الصِّدِّيقَ: أَنَّ دُعَاءَ الْأَخِ لِأَخِيهِ فِي اللَّهِ
يُسْتَجَابُ
“Dari ash-Shunabihi, bahwa ia mendengar
Abu Bakar ash-Shiddiq berkata: ‘Sesungguhnya doa seorang saudara untuk
saudaranya karena Allah adalah doa yang dikabulkan.’” (Al-Jami’ al-Kabir [Kairo: al-Azhar asy-Syarif], vol. 14, h.
90)