Solidaritas Kita pada Iran
Oleh: Dr Yanuardi Syukur
Pengurus Komisi HLNKI MUI/Dosen Antropologi Universitas Khairun
Editor: Admin
Jakarta, MUI Digital — Pagi itu, sekitar pukul 09.45 waktu Teheran, 28 Februari 2026, dunia dikejutkan oleh kabar duka. Iran kehilangan dua tokoh pentingnya dalam serangan militer gabungan Amerika Serikat dan Israel.
Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatullah Ali Khamenei wafat di usia 86 tahun setelah kompleks kediamannya di kawasan Pasteur, Teheran—yang juga menjadi lokasi istana presiden dan Dewan Keamanan Nasional—hancur dihantam rudal.
Tak lama berselang, mantan Presiden Mahmud Ahmadinejad juga syahid bersama beberapa pengawalnya di distrik Narmak.
Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Ali Shamkhani turut gugur dalam serangan yang menggunakan kombinasi rudal Tomahawk, drone, dan jet tempur Israel, dengan total lebih dari 1.200 bom dalam 24 jam pertama.
Indonesia, melalui Kementerian Luar Negeri, menyampaikan belasungkawa dan mengimbau setiap warganya yang berada di Iran agar waspada.
Di tengah duka yang menyelimuti Teheran, muncul pertanyaan di benak kita; di manakah solidaritas umat Islam?
Allah SWT berfirman dalam Alquran: