Terbang ke Babel, Ketua MUI: Pj Gubernur Komitmen Dukung Ijtima Ulama Komisi Fatwa ke-VIII di Bangka
Junaidi
Penulis
Ketua Steering Committee (SC) Ijtima Ulama Komisi Fatwa se-Indonesia ke VIII tersebut menyampaikan, hasil pertemuan antara MUI dengan Pj Gubernur Babel mendapatkan respons positif.
Pertemuan tersebut juga diikuti Ketua Panitia Ijtima Ulama ke-VIII yaitu Prof Abdurrahman Dahlan, Sekretaris Panitia KH Miftahul Huda, dan Sekretaris SC KH Rofiqul Umam Ahmad, Bendahara MUI KH Rahmat Hidayat dan Jojo Sutisna. Selain itu hadir pula Ketua Umum MUI Babel KH Zayadi Hamzah dan Sekretaris Umum MUI Babel KH Ahmad Luthfi.
“Dalam ruangan pertemuan tersebut, Pj Gubernur merespons dan menyampaikan bahwa Pemprov sudah merapatkannya dan berkomitmen akan mendukung pelaksanaan ijtima ulama Komisi Fatwa se-Indonesia di Babel mendatang, ” ungkap Kiai Niam kepada MUIDigital, Jumat (03/05/2024).
Provinsi Babel sendiri memiliki tempat khusus di kalangan pemimpin MUI karena acara besar MUI pernah dilaksanakan di sini. Kegiatan besar terakhir MUI di Babel dilaksanakan pada Februari 2020, sebelum Covid-19 melanda, adalah Kongres Umat Islam Indonesia ke-VII. KUII ke-VII terbilang sukses karena minimnya keluhan dari berbagai pihak. Pemprov dan MUI Babel bekerja optimal.
Kiai Niam menyampaikan, Ijtima Ulama merupakan forum tiga tahunan MUI. Ini menjadi forum terbesar MUI bahkan lebih meriah dibandingkan Musyawarah Nasional (Munas) MUI yang dilaksanakan 5 tahun sekali.
“Jika forum besar, misalnya Munas, biasanya untuk menentukan pemimpin, Ijtima’ Ilama adalah forum terbesar MUI untuk menentukan dan menghasilkan pemikiran dan keputusan keagamaan yang bersifat strategis, ” tegasnya.
Usai pertemuan tersebut, tim melaju ke MUI Provinsi Babel dan melanjutkan perjalanan ke lokasi pusat kegiatan Ijtima Ulama Komisi Fatwa ke-VIII di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Sungailiat, Bangka.
“Di sana, rombongan MUI disambut makan siang khas Bangka yakni lempah kuning dan lempah darat yang sangat nikmat, ditemani semilir angin yang di bawahnya terdapat tambak ikan yang dikelola pesantren, ” ujarnya.
Usai meninjau lokasi, rombongan MUI menuju bandara untuk kembali ke Jakarta pada sore hari.
“Ketika di bandara, Pj Gubernur kembali menghubungi dan sekali lagi menyampaikan komitmennya dan dukungannya terhadap Ijtima Ulama Komisi Fatwa ke-VIII di Bangka Belitung, ” ungkap Guru Besar Ilmu Fiqih UIN Jakarta itu. (Irbab/Azhar)