Buka Rakornas Komisi PRK, Sekjen MUI Minta Program Ketahanan Keluarga Diperkuat
Admin
Penulis
Jakarta, MUI Digital-- Sekretaris Jenderal MUI Buya Amirsyah Tambunan membuka Rapat Kerja Nasional (Rakornas) Komisi Perempuan, Remaja dan Keluarga (KPRK) MUI. Acara ini digelar secara hybrid di Gedung Kantor Daging Nusantara, Jakarta Selatan, Jumat (13/2/2026).
Dalam sambutannya, Buya Amirsyah mengapresiasi KPRK MUI yang telah menjalankan program ketahanan keluarga melalui edukasi pranikah, pengasuhan anak, serta pembinaan keluarga sakinah, mawaddah dan warahmah.
Pada Rakornas KPRK 2026 ini, Buya Amirsyah meminta agar program ketahanan keluarga yang dilakukan KPRK MUI bisa diperkuat.
Buya Amir mendorong agar program tersebut diintegrasikan dan diperkuat dengan nilai keislaman dalam pola asuh keluarga untuk menghadapi tangangan sosial, ekonomi dan digital di era modern ini.
"Program lain mengembangkan modul dan panduan praktis pembinaan keluarga yang dapat diterapkan oleh KPRK MUI di seluruh daerah," kata Buya Amirsyah.
Ketua Majelis Pemberdayaan Wakaf PP Muhamadiyah ini meminta KPRK MUI untuk memperkuat kolaborasi dengan lembaga pemerintah, ormas Islam, dan masyarakat sipil dalam program penguatan keluarga dan pencegahan masalah sosial lainnya.
Dia juga meminta agar KPRK MUI melakukan afirmasi untuk memperkuat keluarga agar mampu menjadi benteng pertahanan untuk mewujudkan keluarga yang utuh, harmonis dan penuh tanggung jawab.
Dia menilai pentingnya program tersebut untuk mencegah penyalahgunaan gawai agar anak-anak selamat dari bahaya. Selain itu, pentingnya melakukan pendidikan pra nikah yang memuat materi pelatihan agar keluarga nantinya dapat mengelola emosi dan ekonomi dengan baik.
"Ini penting dalam rangka mencegah agar tidak terjadi perceraian. Saat ini angka perceraian di sejumlah daerah tinggi," ujarnya.
Buya Amirsyah juga mengapresiasi inisiasi KPRK MUI yang membuat pesantren lanjut usia (lansia) dalam rangka menjaga agar usia tua dapat meningkatkan ibadah.
(Sadam/Azhar)