Lewati ke konten utama
Sabtu, 19 September 2026 / 7 Rabiul Akhir 1448 H
Jadwal memuat...
Bendera Arab Saudi
Bendera Arab Saudi - 3D Illustration - Photo by Akhilesh Sharma on Unsplash
Berita

Arab Saudi Tutup Tahun 1447 H dengan Beragam Pencapaian dan Tonggak Transformasi

Arab Saudi Tutup Tahun 1447 H dengan Beragam Pencapaian dan Tonggak Transformasi

/ 7 Rabiul Akhir 1448 H 6 menit baca 121 dibaca

Riyadh, MUI Digital -  Arab Saudi menutup tahun Hijriyah 1447 dengan berbagai pencapaian di sejumlah bidang. Perkembangan tersebut mencakup sektor ekonomi, pendidikan, sains dan teknologi, infrastruktur, pariwisata, hingga peran Kerajaan di kancah internasional.

Tahun 1447 Hijriyah menjadi bagian penting dalam perjalanan pembangunan Arab Saudi. Berbagai capaian tersebut disebut menjadi hasil dari kebijakan dan arahan Penjaga Dua Masjid Suci Raja Salman serta Putra Mahkota sekaligus Perdana Menteri Mohammed bin Salman.

Dikutip MUI Digital dari Saudi Gazette pada Sabtu (19/9/2026),  Dengan agenda transformasi melalui Visi Saudi 2030, Arab Saudi terus mendorong perubahan di berbagai sektor.

Transformasi itu mencakup ekonomi, layanan publik, infrastruktur dan logistik, serta berbagai aspek kehidupan sosial.

Seiring berakhirnya 1447 Hijriyah, Kerajaan memasuki tahap ketiga sekaligus tahap terakhir Visi Saudi 2030. Dalam lima tahun mendatang, Arab Saudi menargetkan pembangunan berkelanjutan atas berbagai capaian yang telah diraih, sekaligus membuka peluang baru dan meningkatkan daya saing sumber daya manusianya di tingkat global.

Di bidang hubungan internasional, salah satu agenda penting pada tahun 1447 Hijriyah adalah kunjungan Putra Mahkota Mohammed bin Salman ke Amerika Serikat dan pertemuannya dengan Presiden AS Donald Trump di Gedung Putih.

Dalam kunjungan tersebut, kedua pihak menggelar KTT Saudi-AS. Pertemuan itu membahas penguatan hubungan persahabatan dan kemitraan strategis antara Arab Saudi dan Amerika Serikat, termasuk kerja sama di berbagai bidang.

Sejumlah kesepakatan juga dihasilkan, di antaranya perjanjian pertahanan strategis dan kemitraan strategis di bidang kecerdasan buatan (AI).

Dalam Forum Investasi Saudi-AS, kedua negara mengumumkan dan menandatangani perjanjian serta nota kesepahaman dengan nilai hampir 270 miliar dolar AS.

Sementara itu, Arab Saudi terus menyuarakan sikapnya terhadap berbagai isu internasional, termasuk persoalan Palestina. Menteri Luar Negeri Arab Saudi Pangeran Faisal bin Farhan bersama Menteri Luar Negeri Prancis Jean-Noël Barrot menjadi ketua bersama sesi pembukaan Konferensi Internasional Tingkat Tinggi tentang Penyelesaian Damai Masalah Palestina dan Implementasi Solusi Dua Negara di New York.

Pada akhir konferensi, para menteri luar negeri menyetujui dokumen akhir konferensi dan menyerukan kepada seluruh negara untuk mendukungnya. Arab Saudi juga menyambut adopsi Deklarasi New York oleh Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Di bidang pendidikan dan sains, tahun 1447 Hijriyah juga diwarnai sejumlah capaian. Putra Mahkota Mohammed bin Salman menerima Profesor Omar Yaghi di Istana Al-Yamamah, Riyadh, setelah ilmuwan tersebut menerima Hadiah Nobel Kimia 2025 bersama dua ilmuwan lainnya.

Arab Saudi juga mencatat prestasi dalam Regeneron International Science and Engineering Fair (ISEF) 2026. Untuk tahun ketiga berturut-turut, Arab Saudi menjadi peserta terbesar kedua dalam ajang tersebut setelah Amerika Serikat.

Mahasiswa Saudi meraih 24 penghargaan internasional di ISEF 2026, termasuk juara pertama secara global dalam bidang biologi komputasional dan bioinformatika, serta 12 penghargaan khusus.

Dalam bidang pendidikan tinggi, sebanyak 70 mahasiswa Saudi dari sejumlah universitas di kawasan Boston mengikuti seremoni kelulusan yang digelar di Harvard University.

Prestasi lainnya datang dari Yayasan Raja Abdulaziz dan Para Sahabatnya untuk Keberbakatan dan Kreativitas (Mawhiba) juga mencatat capaian melalui National Olympiad for Scientific Creativity (Ibdaa) 2026.

Kompetisi tersebut mencatat lebih dari 34 ribu proyek ilmiah dan meraih Guinness World Records sebagai kompetisi solusi inovasi terbesar di dunia.

Sementara itu, tim kecerdasan buatan Saudi meraih empat medali dalam kompetisi internasional pertamanya. Capaian tersebut menjadi bagian dari perkembangan Arab Saudi dalam bidang teknologi dan inovasi.

Di sektor ekonomi, Otoritas Pasar Modal mengumumkan pembukaan pasar saham Saudi bagi seluruh kategori investor asing.

Ekspor non-minyak Arab Saudi juga mencapai rekor SR624 miliar, meningkat dari SR543 miliar pada 2024 atau tumbuh 15 persen secara tahunan.

Laporan tahunan Dana Investasi Publik menunjukkan aset yang dikelolanya meningkat 19 persen dari tahun ke tahun menjadi SR3,42 triliun atau sekitar 913 miliar dolar AS pada akhir 2024.

Untuk tahun kedua berturut-turut, dana tersebut mempertahankan posisinya sebagai merek dana kekayaan negara paling berharga di dunia.

Bank Ekspor-Impor Saudi juga melampaui SR100 miliar dalam fasilitas kredit. Sementara itu, pada pembukaan TOURISE 2025, proyek dan kemitraan sektor swasta senilai SR2,9 miliar diumumkan melalui Dana Pengembangan Pariwisata.

Dana tersebut diarahkan untuk mendukung pengembangan destinasi wisata terpadu, memperluas keragaman penawaran pariwisata Kerajaan, serta mendukung pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.

Tahun 1447 Hijriyah juga ditandai dengan peletakan batu pertama pusat data pemerintah terbesar di dunia berdasarkan kapasitas daya. Pusat data tersebut mencakup area lebih dari 30 juta kaki persegi di Riyadh.

Di sektor hiburan, Six Flags Qiddiya City resmi dibuka di bawah naungan Gubernur Wilayah Riyadh Pangeran Faisal bin Bandar. Riyadh Air juga meluncurkan penerbangan perdananya menuju London.

Sejumlah perusahaan dan lembaga internasional turut memperkuat kehadirannya di Arab Saudi. Grup Bank Dunia bersama Pusat Daya Saing Nasional meresmikan pusat pengetahuan di kantor pusatnya di Riyadh.

Menteri Investasi Fahad Al-Saif juga meresmikan kantor pusat regional Lenovo untuk kawasan Timur Tengah, Turki, dan Afrika di Riyadh.

Sementara itu, Menteri Transportasi dan Logistik Saleh Al-Jasser meresmikan pusat utama FedEx untuk layanan logistik dan transportasi ekspres di Arab Saudi.

Sejumlah perjanjian turut ditandatangani, termasuk perjanjian proyek antara pemerintah Arab Saudi dan pusat regional untuk kualitas dan keunggulan dalam pendidikan, serta perjanjian pendirian kantor cabang ACSAD di Riyadh.

Arab Saudi juga mencatat sejumlah capaian dalam organisasi internasional selama tahun 1447 Hijriyah.

Kerajaan terpilih menjadi anggota Komite Eksekutif Federasi Jurnalis Internasional untuk memimpin pekerjaan federasi selama empat tahun ke depan.

Arab Saudi juga mendapat kepresidenan Organisasi Internasional Lembaga Audit Tertinggi (INTOSAI) selama tahun 1447 Hijriyah.

Selain itu, Arab Saudi memperoleh keanggotaan Dewan Gubernur Badan Energi Atom Internasional, kepresidenan Kantor Eksekutif Dewan Menteri Perumahan dan Pembangunan Perkotaan Arab, serta keanggotaan Dewan Organisasi Maritim Internasional (IMO).

Arab Saudi juga terpilih secara konsensus sebagai anggota Komisi PBB tentang Sains dan Teknologi untuk Pembangunan (CSTD), menjadi anggota Dewan Administrasi dan Investasi Uni Pos Universal (UPU), serta menjadi ketua bersama Kelompok Kerja Tata Kelola Data PBB.

Di bidang kecerdasan buatan, SDAIA menjadi anggota Kemitraan Global tentang Kecerdasan Buatan (GPAI), sementara Maaden menjadi anggota Dewan Internasional tentang Pertambangan dan Logam.

Dengan partisipasi 173 negara anggota UNIDO, Riyadh juga menjadi tuan rumah Konferensi Umum ke-21 Organisasi Pembangunan Industri Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNIDO).

Konferensi tersebut ditutup dengan Deklarasi Riyadh yang mendorong peningkatan kerja sama industri internasional.

Di bidang lingkungan, Arab Saudi mencatat capaian dengan merehabilitasi satu juta hektare lahan terdegradasi pertama melalui Inisiatif Hijau Saudi.

Beragam capaian tersebut menunjukkan bahwa perjalanan pembangunan sebuah negara tidak hanya diukur melalui pertumbuhan ekonomi dan pembangunan fisik, tetapi juga melalui kemajuan pendidikan, ilmu pengetahuan, lingkungan, serta kontribusinya dalam kerja sama internasional. 

Pergantian tahun Hijriyah pun menjadi momentum untuk mensyukuri capaian yang telah diraih sekaligus menjadi pengingat agar setiap kemajuan terus diarahkan pada kemaslahatan masyarakat. 

https://kencang77-on.com/https://kencang77.net/
BAGIKAN: