Sinergi Ulama dan Pemerintah: Pengurus MUI Bantaeng 2026-2030 Resmi Dilantik
Rizkayadi Sjukri
Penulis
BANTAENG, muisulsel.or.id – Suasana khidmat menyelimuti Kabupaten Bantaeng saat jajaran pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Bantaeng masa khidmat 2026-2030 resmi dilantik di Kantor Kearsipan Kabupaten Bantaeng, Rabu (13 Mei 2026).
Acara yang dirangkaikan dengan Rapat Kerja (Raker) ini mengusung tema besar Meneguhkan Peran Ulama untuk Mewujudkan Kemaslahatan Ummat Menuju Bantaeng Religius
Hadir mewakili MUI Provinsi Sulawesi Selatan, Sekretaris Komisi Fatwa MUI Sulsel, Dr. KH. Syamsul Bahri Abd Hamid, Lc., M.A., memberikan apresiasi mendalam atas terlaksananya pengukuhan ini. Dalam sesi wawancara, beliau menekankan pentingnya peran pengurus baru sebagai pelayan umat sekaligus mitra strategis pemerintah.
KH. Syamsul Bahri mengungkapkan rasa bangganya terhadap antusiasme masyarakat dan dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Bantaeng. Ia menyebut bahwa sinergi antara ulama dan pemerintah adalah kunci utama dalam menjaga harmoni sosial.
”Kami berharap MUI Kabupaten Bantaeng terus berjuang memberikan pelayanan kepada umat dan bekerja sama dengan pemerintah setempat. Apalagi sambutan dan respek dari Bupati Bantaeng sangat luar biasa terhadap berbagai kegiatan keagamaan,” ujar KH. Syamsul Bahri.
Beliau juga menambahkan bahwa MUI memiliki peran strategis sebagai Shohibul Hukumah atau teman bagi pemerintah dalam merumuskan kebijakan yang membawa kemaslahatan bagi masyarakat luas.
Selain menjalin hubungan birokrasi, tugas utama pengurus yang baru dilantik adalah memastikan syariat Islam tetap terjaga di tengah masyarakat. KH. Syamsul Bahri optimis bahwa pengurus periode 2026-2030 ini memiliki peluang besar untuk membawa perubahan positif.
”Selamat kepada pengurus baru. Insya Allah, dengan niat yang bagus, akan menghasilkan kerja yang baik pula dalam menjaga syariah dan memberikan pelayanan terbaik bagi warga Bantaeng,” tutupnya.
Pelantikan ini juga dihadiri oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta berbagai organisasi kemasyarakatan. Dukungan ini menunjukkan bahwa kehadiran MUI di Bantaeng dianggap sebagai pilar penting dalam mewujudkan visi daerah yang lebih religius dan sejahtera.
Dengan selesainya prosesi pelantikan, pengurus MUI Bantaeng segera melanjutkan agenda dengan Rapat Kerja untuk menyusun program strategis empat tahun ke depan, demi memastikan peran ulama semakin nyata di tengah-tengah umat.
Struktur MUI Kabupaten Bantaeng dapat dilihat pada link dibawah ini
Kontributor: FAB
