Sebaiknya Shalat Witir Bersama Imam Tarawih atau Setelah Shalat Tahajjud?
Admin
Penulis
Foto: iStock
Oleh: KH A Muzaini Aziz Lc MA, Anggota Komisi Fatwa MUI Jakarta, Sekretaris II MUI Kota Tangerang
Jakarta, MUI Digital — Di antara ciri khas bulan Ramadhan adalah shalat Tarawih, dengan ganjaran berupa maghfirah atau ampunan Allah bagi yang melaksanakannya, sebagaimana sabda Rasulullah SAW:
من قام رمضان إيمانا واحتسابا، غفر له ما تقدم من ذنبه
“Barang siapa yang shalat malam di bulan Ramadhan berdasarkan iman dan keyakinan akan balasan baik (dari Allah), maka akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.” (HR Bukhari dan Muslim)
Shalat Tarawih termasuk shalat sunnah yang dianjurkan dilaksanakan secara berjamaah bersama imam, demikian pula dengan shalat Witir sebagai penutupnya. Dalam konteks tersebut, hadis di bawah ini merekamnya sebagai berikut: