Waktu adalah Secuil Anugerah yang 'Paling Adil' dari Allah SWT untuk Manusia, tetapi....
Admin
Penulis
Foto: freepik
JAKARTA, MUI.OR.ID— Dalam Islam, waktu bukan sekadar elemen yang berjalan dalam kehidupan, melainkan merupakan "titipan dan amanah dari Allah SWT" yang kelak akan dimintai pertanggungjawaban.
Kesadaran akan hal ini sangat penting, karena waktu adalah sumber daya yang paling adil, setiap manusia diberikan jumlah waktu yang sama, akan tetapi tidak semua mampu memanfaatkannya dengan bijak.
Sekretaris Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Miftahul Huda, menegaskan bahwa waktu adalah amanah. Jika diabaikan, berarti seseorang telah mengkhianati kepercayaan yang diberikan oleh Allah SWT.
Oleh karena itu, menjaga dan memanfaatkan waktu dengan baik merupakan bagian dari ketakwaan dan tanggung jawab moral serta spiritual setiap Muslim.
“Waktu itu titipan Allah. Kalau sahnya ia adalah titipan, maka kita sebagai hamba-Nya yang dititipkan wajib menjaga dan merawatnya,” katanya saat di hubungi MUIDigital pada Selasa (24/6/2025).
Lebih lanjut, dia menjelaskan bahwa setiap manusia kelak akan dimintai pertanggungjawaban di akhirat mengenai bagaimana mereka menggunakan waktu di dunia.