Lewati ke konten utama
Senin, 6 Juli 2026 / 20 Muharam 1448 H
Jadwal memuat...
Berita

Kaukus Parlemen Kunjungi MUI, Dorong Sinergi Global untuk Perdamaian

3 menit baca 1.615 dibaca
Kaukus Siap
Kaukus Parlemen untuk Perdamaian Dunia melakukan kunjungan ke Kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI) di Jalan Proklamasi 51, Menteng, Jakarta Pusat pada Kamis (30/4/2026). Foto: Junaidi/ MUI Digital
Bagikan:

Jakarta, MUI Digital — Sejumlah anggota DPR RI dan DPD RI yang tergabung dalam Kaukus Parlemen untuk Perdamaian Dunia melakukan kunjungan ke Kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI) di Jalan Proklamasi 51, Menteng, Jakarta Pusat pada Kamis (30/4/2026).

Rombongan yang hadir antara lain Ahmad Doli Kurnia Tanjung (Anggota DPR RI F-Golkar), Eva Monalisa (Anggota DPR RI F-PKB), Mardani Ali Sera (Anggota DPR RI F-PKS), serta Ahmad Bastian SY (Anggota DPD RI).

Kunjungan mereka diterima langsung oleh Sekretaris Jenderal MUI Amirsyah Tambunan, Wasekjen MUI Safira Machrusah, serta Ketua Komisi Hubungan Luar Negeri dan Kerjasama Internasional (HLNKI) MUI Bunyan Saptomo.

Sekjen MUI, Buya Amirsyah Tambunan, menegaskan pentingnya memperkuat peran Indonesia sebagai kekuatan dunia dalam mendorong perdamaian global. 

Menurutnya, Indonesia sebagai bangsa yang berdaulat memiliki tanggung jawab untuk turut mewujudkan perdamaian serta kehidupan beragama dan bernegara yang aman dan membahagiakan.

Dia menilai, posisi Indonesia di tengah masyarakat dunia harus dimaksimalkan sebagai kekuatan yang menyuarakan hati nurani umat manusia.

“Insya Allah dari silaturahim ini kami berbincang bagaimana memikirkan bangsa ini sebagai bangsa yang berdaulat, bangsa yang mampu mewujudkan perdamaian. Indonesia bagian dari masyarakat dunia insya Allah akan menjadi satu kekuatan untuk menyuarakan hati nurani rakyat,” ujarnya.

Baca juga: MUI Serukan Solidaritas Global dan Embargo untuk Hentikan Krisis Kemanusiaan di Palestina

Buya Amirsyah menilai, kekuatan moral tersebut perlu diwujudkan melalui sinergi nyata antara ulama dan parlemen, termasuk dengan membangun dialog yang berkelanjutan serta kolaborasi lintas elemen masyarakat.

Dia pun menegaskan komitmen MUI terhadap isu kemanusiaan global, khususnya Palestina, telah lama dilakukan secara konsisten, baik dalam bentuk advokasi maupun bantuan nyata.

“Sebagaimana sudah kita lakukan selama ini dengan Palestina itu tidak pernah putus kita suarakan. Bukan saja bersuara, tapi membantu dalam bentuk material,” tambahnya.


Sementara itu, Anggota DPR RI Fraksi Partai Golkar, Ahmad Doli Kurnia, menegaskan bahwa upaya mewujudkan perdamaian dunia harus dibangun sebagai gerakan moral masyarakat yang luas, bukan sekadar agenda politik formal.

Dia menilai, kolaborasi dengan MUI menjadi langkah strategis untuk memperkuat dorongan kepada pemerintah agar lebih aktif mengambil peran dalam mengakhiri konflik global. 

Sinergi antara parlemen, ulama, dan organisasi kemasyarakatan Islam diharapkan menjadi kekuatan kolektif dalam menggalang perdamaian dunia.

Nah kami datang ke MUI karena tahu persis MUI selama ini juga punya sikap yang sama, dan kemudian sudah kuat melakukan langkah-langkah yang lebih konkret. Tentu kami ingin dapat informasi dan nasihat sebagai ulama, sebagai orang tua kita. Kita ingin mendapatkan nasihat dan masukan dari MUI,” ujar Ahmad Doli.

Dengan kolaborasi tersebut, Indonesia diharapkan mampu tampil sebagai aktor penting di panggung global yang tidak hanya menyuarakan, tetapi juga menggerakkan upaya nyata menuju perdamaian dunia yang berkeadilan.

“Sehingga ini memang betul-betul menjadi dukungan yang besar untuk Pak Prabowo dan pemerintah Indonesia untuk ikut tampil sebagai aktor yang penting menggalang kekuatan dengan kekuatan Negara-negara di dunia yang lain,” tambahnya.