Viral Tuduhan WNI di Jerman Soal Islam Indonesia, Ini Respons MUI
Admin
Penulis
JAKARTA, MUI.OR.ID— Komisi Hubungan Luar Negeri dan Kerja Sama Internasional (HLNKI) Majelis Ulama Indonesia (MUI) menanggapi sebuah video viral dari seorang perempuan yang mengaku sebagai Warga Negara Indonesia (WNI) di Jerman.
Dalam video tersebut, WNI yang bersangkutan menuduh Indonesia dan umat Muslim tidak menjunjung tinggi nilai toleransi, menuding Alquran mengajarkan kekerasan terhadap kelompok non-Muslim, serta menyebut umat Islam melakukan Islamisasi di Eropa melalui pernikahan, pertukaran budaya, dan jalur imigrasi.
Menanggapi tuduhan itu, Ketua Komisi HLNKI MUI, DR Bunyan Saptomo, menilai pernyataan dalam video tersebut sebagai fitnah yang kejam dan tidak berdasar. Menurutnya, fakta justru menunjukkan bahwa Indonesia adalah negara yang sangat toleran, bahkan lebih toleran dibandingkan dengan sejumlah negara di Eropa.
Bunyan menjelaskan Indonesia menjamin persamaan hak bagi semua kelompok agama dan suku. Contoh sederhana, hari libur resmi di Indonesia diberikan kepada seluruh agama. Islam, Kristen, Hindu, Buddha, dan Konghucu.
“Di banyak negara Eropa, umat Islam tidak mendapatkan hak hari libur keagamaan secara resmi,” ungkap Bunyan di saluran YouTube MUITV Pusat yang dinarasikan pada Kamis, (15/5/2024)."
Dia juga menyoroti perbedaan mencolok dalam dunia politik antara Indonesia dan sejumlah negara Eropa. Tidak ada partai atau tokoh politik di Indonesia yang secara terang-terangan mengusung agenda rasis atau anti-agama tertentu, berbeda dengan kondisi di beberapa negara Barat.