Foto: freepik
JAKARTA, MUI.OR.ID— Hari Raya Idul Adha menjadi salah satu momentum untuk meningkatkan kualitas peribadatan bagi umat Islam. Pasalnya, ada banyak sekali renungan untuk direfleksikan.
Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengajak umat Islam untuk meningkatkan ibadah dan ketakwaan mengambut Idul Adha tahun ini. Ajakan tersebut tertuang langsung dalam Taushiyah Idul Adha 1446 H MUI bertanggal 3 Juni 2025 yang ditandatangani Ketua Umum MUI KH Anwar Iskandar dan Sekretaris Jenderal Buya Amirsyah Tambunan.
Umat Islam dapat melakukan sedekah, infak, dan memperbanyak puasa sunnah, terutama pada hari Tarwiyah (8 Dzulhijjah) dan hari Arafah (9 Dzulhijjah), serta tidak lupa melaksanakan shalat Hari Raya Idul Adha.
"Mengingatkan umat Islam untuk meningkatkan ibadah di bulan Dzulhijjah di antaranya infak, sedekah, dan memperbanyak puasa sunnah terutama hari Tarwiyah (8 Dzulhijjah) dan hari Arafah (9 Dzulhijjah) serta melaksanakan shalat Hari Raya Idul Adha bersama sanak keluarga di masjid maupun di lapangan pada hari Jumat, 10 Dzulhijjah 1446 H yang bertepatan dengan hari Jumat, 6 Juni 2025 sebagai bentuk syiar dan dakwah dan ukhuwah Islamiyah," imbauan MUI sebagaimana tertuang dalam Taushiyah.
Bahkan bagi masyarakat yang mampu, MUI menyerukan agar menunaikan ibadah Kurban yaitu memotong hewan kurban sebagai bentuk ketaatan kepada perintah agama dan sekaligus sebagai momentum gerakan Kepedulian sosial kepada sesama.