Pembunuhan Muslim di Masjid Prancis, MUI Dorong Perlawanan Terhadap Islamofobia
Admin
Penulis
JAKARTA, MUI.OR.ID— Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyampaikan duka sekaligus mengutuk keras atas pembunuhan terhadap seorang Muslim bernama Abu Bakar di sebuah masjid Prancis. MUI menilai peristiwa ini sangat menyedihkan.
Ketua MUI Bidang Hubungan Luar Negeri dan Kerja Sama Internasional, Prof Sudarnoto Abdul Hakim, menyampaikan peristiwa ini juga semakin menyadarkan dan membuktikan kepada masyarakat luas bahwa kebencian terhadap seseorang karena dia beragama Islam masih terjadi.
"Jelas sekali sang pembunuh adalah seorang yang anti Islam dan Muslim yang terang-terangan melakukan tindakan kekejiannya tanpa rasa takut dan dilakukan di masjid," kata Prof Sudarnoto dalam keterangan yang diterima MUIDigital, Kamis (1/5/2025).
Prof Sudarnoto mendorong agar Islamofobia dilawan oleh semua pihak. Prof Sudarnoto menjelaskan bahwa perlawanan terhadap Islamofobia merupakan keputusan PBB yang tidak boleh dibiarkan.
Prof Sudarnoto menilai jaminan perlindungan terhadap setiap orang yang memilih Islam sebagai agama belum dengan sungguh-sungguh diberikan.
Sumber Prof Sudarnoto menekankan memilih jalan hidup beragama Islam adalah Hak Asasi Manusia (HAM) yang harus dihormati dan dilindungi secara sosial, hukum dan politik di mana saja mereka menetap.
Prof Sudarnoto juga menyayangkan aksi Islamofobia terjadi di Perancis yang memiliki semboyan liberte (kebebasan), egalite (kesetaraan) dan fraternite (persaudaraan). Menurutnya, dengan adanya semboyan itu Prancis juta memiliki undang-undang yang menjamin kebebasan beragama.