Menerapkan Efisiensi, Acara Pra Ijtima Sanawi X Berkelanjutan dengan Ijtima Sanawi XXI
Admin
Penulis
Gunawan mengungkapkan, dua acara tersebut dilaksanakan secara berkelanjutan mempertimbangkan faktor efisiensi cost (biaya) dan time (waktu). Sebelumnya, kedua acara ini biasanya berjarak satu bulan.
Sekarang ini, acara Pra Ijtima Sanawi X dilaksanakan pada 24-25 September 2025 di Hotel Millenium, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Sementara Ijtima Sanawi XXI akan digelar pada 26-27 September 2025 di Hotel Grand Mercure, Kemayoran, Jakarta Pusat.
"Kenapa begitu? Karena sekarang ini di negara kita ini, kita coba menerapkan time dan cost efisiensi. Apabila itu disatukan, para DPS dari luar kota maupun dalam kota itu dia mengupayakan segala sesuatu dalam 4 hari secara full dan fokus," kata Gunawan di sela-sela Pra Ijtima Sanawi X, Rabu (24/9/2025).
Setelah acara Pra Ijtima Sanawi X dan Ijtima Sanawi XXI, para Dewan Pengawas Syariah (DPS) akan menonton film The Sun Gazer: Cinta dari Langit usai acara Pra Ijtima Sanawi X dan Ijtima Sanawi XXI.
Bendahara DSN MUI ini menjelaskan, acara nonton bareng ini merupakan hal baru dari pelaksanaan Pra Ijtima Sanawi dan Ijtima Sanawi. Rencananya, nonton film tersebut akan dilaksanakan pada Sabtu 27 September 2025 di Studio 1 dan 2 Citra Xperience XXI.
Lebih lanjut, Gunawan menjelaskan, film tersebut berbasis kisah nyata yang diadopsi novel dengan judul The Sun Gazer.
"Yang di dalamnya kisah kisah mujahadah tokoh ekonomi dan keuangan syariah dengan segala drama rumah tangga maupun lainnya. Tentu dengan bungkus yang sangat baik, halus dan apik," kata Gunawan.
Selain itu, lanjutnya, film ini berkisah tentang ekonomi dan keuangan syariah berbasis koperasi. Dia menekankan agenda ini akan menjadi yang pertama kali dilaksanakan, selain fokus mengupdate dan mengupgrade DPS dalam forum Pra Ijtima Sanawi dan Ijtima Sanawi.
Gunawan mengatakan, sesuai Qs Ar-Ra'd ayat 11 yang artinya: Sesungguhnya Allah tidak merubah keadaan suatu kaum sehingga mereka merubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri.
Dalam ayat tersebut, menurutnya, bisa diambil pelajaran bahwa DPS gak akan berubah nasibnya, apabila tidak merubah dirinya dengan mengupdate dan mengupgrade.
"Itu sangat relevan dengan pesan besar film The Sun Gazer: Cinta dari Langit. Ini suatu rangkaian yang sangat menarik dan baru pertama kali dilakukan," ujarnya.
(Sadam ed: Muhammad Fakhruddin)