Lewati ke konten utama
Jumat, 10 Juli 2026 / 24 Muharam 1448 H
Jadwal memuat...
Berita

Indonesia Masuk 6 Negara dalam Program Visa Paket Arab Saudi Terbaru, Terbit Maksimal 48 Jam

3 menit baca 59 dibaca
Arab Saudi
Amongst expansive red sands and spectacular sandstone rock formations, Hisma Desert – NEOM, Saudi Arabia | The NEOM Nature Salah satu spot wisata di Pulau NEOM, Arab Saudi.- Photo by NEOM on Unsplash
Bagikan:

Riyad, MUI Digital — Arab Saudi menetapkan enam negara pertama yang berhak mengikuti program Visa Package (Visa Paket) yang baru diluncurkan.

Inisiatif ini memungkinkan wisatawan memperoleh visa turis Arab Saudi secara elektronik sebagai bagian dari paket perjalanan terpadu.

Menurut Kementerian Pariwisata Arab Saudi, program Visa Package saat ini tersedia bagi warga negara Yordania, Mesir, India, Bangladesh, Indonesia, dan Meksiko.

Dikutip dari Saudigazette, Jumat (10/7/2026), layanan ini menggabungkan tiket penerbangan, akomodasi hotel berlisensi, dan visa turis elektronik dalam satu proses pemesanan.

Dengan demikian, wisatawan yang memenuhi syarat dapat mengatur seluruh kebutuhan perjalanan mereka melalui paket wisata yang telah disetujui tanpa harus mengajukan visa turis secara terpisah.

Baca juga: Investasi Asing ke Arab Saudi Tumbuh 2,4 Persen pada Kuartal I 2026

Visa dalam program ini diterbitkan secara elektronik paling lambat 48 jam setelah pembelian paket perjalanan selesai dilakukan.

Skema tersebut menghilangkan kebutuhan untuk mendatangi kedutaan Arab Saudi atau mengajukan permohonan visa secara mandiri.

Untuk memperoleh paket tersebut, wisatawan harus memilih paket perjalanan yang telah disetujui melalui agen perjalanan resmi, menyelesaikan pembayaran secara digital, kemudian menerima visa, asuransi perjalanan, dan dokumen perjalanan lainnya melalui surat elektronik (email).

Hingga saat ini, Kementerian Pariwisata Arab Saudi telah menunjuk dua agen perjalanan resmi untuk menawarkan layanan tersebut, yaitu Reserval dan Almosafer.

Menurut kementerian, visa yang diterbitkan merupakan visa turis sekali masuk (single entry) dengan masa berlaku tiga bulan.

Baca juga: Arab Saudi Kembangkan Enam Kawasan Strategis di Makkah

Visa ini memungkinkan pemegangnya tinggal di Arab Saudi minimal dua hari dan maksimal 88 hari. Setelah diterbitkan, visa tidak dapat dibatalkan secara terpisah.

Apabila paket perjalanan dibatalkan, maka visa yang terkait dengan paket tersebut akan otomatis dibatalkan pula.

Paket perjalanan wajib mencakup tiket penerbangan pulang-pergi yang telah dikonfirmasi, akomodasi di hotel berlisensi Kementerian Pariwisata dengan klasifikasi minimal bintang empat, serta pengajuan visa elektronik.

Harga minimum paket ditetapkan sebesar 4.000 riyal Saudi (SR) per orang dewasa untuk dua hari pertama. Selanjutnya dikenakan tambahan 1.000 riyal Saudi untuk setiap hari berikutnya secara berturut-turut.

Selain tiket penerbangan dan akomodasi, wisatawan juga dapat menambahkan berbagai layanan dan pengalaman opsional, seperti tiket acara, atraksi wisata, maupun kegiatan rekreasi lainnya.

Baca juga: Pemimpin Dunia Islam Kompak Apresiasi Arab Saudi Atas Suksesnya Haji di Tengah Ketegangan Kawasan

Meskipun paket ini tidak mencakup layanan di kota suci Makkah dan Madinah, termasuk pengaturan ibadah umrah, pemegang visa tetap diperbolehkan bepergian ke seluruh wilayah Arab Saudi setelah tiba di negara tersebut, termasuk mengunjungi kedua kota suci tersebut.

Apabila maskapai penerbangan atau penyedia akomodasi membatalkan layanan akibat keadaan yang tidak terduga, proses pengembalian dana maupun perubahan pemesanan akan mengikuti kebijakan yang ditetapkan oleh penyedia layanan perjalanan resmi yang bersangkutan.

Kementerian Pariwisata Arab Saudi menyatakan bahwa pada tahap berikutnya program Visa Package akan diperluas dengan menambahkan negara-negara lain yang memenuhi syarat.