Lewati ke konten utama
Sabtu, 29 Agustus 2026 / 16 Rabiul Awal 1448 H
Jadwal memuat...
Berita

Prof Niam Imbau Muktamar Ke-35 NU Padukan Ulama Senior dan Muda Demi Regenerasi

2 menit baca 184 dibaca
Sidang Pleno
Suasana Sidang Pleno I Muktamar ke-35 NU, di Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang. Foto: istimewa
Bagikan:

Jombang, MUI Digital--Katib Syuriyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Prof KH Asrorun Niam Sholeh, mengimbau agar Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) menjadi momentum penting untuk memadukan peran ulama senior dan generasi muda demi mempercepat proses regenerasi kepemimpinan organisasi.

Pernyataan tersebut ditegaskan Niam di sela-sela rangkaian sidang Muktamar ke-35 NU yang berlangsung di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, Jumat (28/8/2026). 

Ketua MUI Bidang Fatwa ini menjelaskan bahwa salah satu agenda krusial dalam muktamar kali ini adalah mengevaluasi kinerja kepengurusan sebelumnya sekaligus menentukan arah kepemimpinan NU ke depan. Menurutnya, keberlanjutan dan kemajuan organisasi sangat bergantung pada sinergi antargenerasi.

Baca juga: Pembukaan Muktamar ke-35, Ra’is Aam PBNU: Jaga Marwah Ulama, Hindari Ambisi Duniawi

​"Dan yang tak kalah penting, karena salah satu agenda Muktamar adalah mengevaluasi kepengurusan yang lalu dan juga memilih kepemimpinan ke depan, harus ada komitmen untuk mengkombinasi antara elemen sepuh dan juga elemen-elemen muda untuk kepentingan akselerasi regenerasi," ujar Prof Niam.

Pengasuh Pondok Pesantren An-Nahdlah, Depok, Jawa Barat ini menambahkan, perpaduan antara kearifan ulama senior (elemen sepuh) dan energi serta keahlian generasi muda menjadi kunci utama agar NU dapat bergerak lebih lincah (agile) dan adaptif terhadap perubahan zaman, tanpa kehilangan nilai-nilai tradisinya.

​"Ini yang saya kira menjadi salah satu komitmen kita bersama agar pembahasan bisa smooth, agar pembahasan bisa guyub, dan juga melahirkan hal-hal besar untuk NU ke depan," kata Ketua Umum Majelis Alumni IPNU ini. 

Baca juga: Saat Kiai Cholil Putuskan Sidang Pleno I Muktamar Steril dari Asap Rokok

Selain isu regenerasi kepemimpinan, Muktamar ke-35 NU juga membahas agenda strategis lainnya, mulai dari pengesahan tata tertib, modernisasi dan digitalisasi keorganisasian, program kerja, rekomendasi kebangsaan, hingga pembahasan masalah keagamaan dalam forum Bahtsul Masail (waqi'iyyah, maudhu'iyyah, dan qanuniyyah).