MUI Kembali Gelar Pesantren Kilat Ramadhan, Kali Ini Pesertanya Pramuka Penegak dan Pandega
Fitri Aulia Lestari
Penulis
Admin
Editor
Bekasi, MUI Digital — Majelis Ulama Indonesia (MUI) melalui Komisi Pendidikan dan Kaderisasi (KPK) menyelenggarakan Pesantren Kilat Ramadhan bagi Pramuka Penegak dan Pandega se-Jabodetabek.
Kegiatan yang mengangkat tema “Remaja Berakhlak, Bangsa Bermartabat” ini berlangsung di Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Bekasi dan merupakan kerja sama dengan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka serta Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia.
Ketua Komisi Pendidikan dan Kaderisasi MUI, Dr Kartini, menyampaikan program ini merupakan bagian dari upaya MUI dalam membina generasi muda agar memiliki akhlak mulia sekaligus kesiapan menghadapi tantangan zaman.
“Kami adalah komisi yang berkaitan dengan pendidikan dan kaderisasi. Kaderisasi ini kami mulai sejak usia dini hingga melahirkan kader-kader ulama. Itu menjadi cita-cita kami untuk bisa membersamai generasi muda saat ini,” ujarnya saat memberikan sambutan pada pembukaan Pesantren Kilat Ramadhan, di Bekasi, Sabtu (7/3/2026).
Menurut Ibu Kartini, begitu akrab disapa, kegiatan pesantren kilat ini tidak hanya berisi penguatan spiritual, tetapi juga pembinaan berbagai keterampilan yang dibutuhkan generasi muda.
“Besok juga akan ada pembinaan soft skill untuk mempersiapkan adik-adik ketika terjun di tengah masyarakat,” jelasnya.
Baca juga: Wasekjen MUI Jelaskan Dua Model Pelaksanaan Pesantren Kilat Ramdhan Tahun Ini
Dia menjelaskan kegiatan ini merupakan kelanjutan dari berbagai program kaderisasi yang sebelumnya telah diselenggarakan oleh Komisi Pendidikan dan Kaderisasi MUI di berbagai tempat dan dengan beragam pendekatan.
Rangkaian kegiatan dimulai dengan registrasi peserta dan pembukaan yang diisi dengan pembacaan kalam ilahi, laporan panitia, serta sambutan dari pimpinan Kwartir Nasional Pramuka, perwakilan Kementerian Ketenagakerjaan, dan pimpinan MUI. Acara juga diisi dengan keynote speech Wakil Menteri Agama, yang dilanjutkan dengan doa bersama.
Selanjutnya, peserta mengikuti berbagai kegiatan pembinaan keagamaan dan penguatan karakter, di antaranya materi Ke-MUI-an serta diskusi panel bertema Generasi Emas, Beriman dan Berilmu serta Generasi Bertauhid, Berakhlak dan Berprestasi.
Peserta Pesantren Kilat Ramadhan MUI berpose bersama. Foto: Fitri/ MUI Digital
Peserta juga mendapatkan materi Leadership and Entrepreneurship, Public Speaking, serta sesi Cakap Digital yang bertujuan meningkatkan kemampuan komunikasi dan literasi digital generasi muda.
Selain sesi materi, kegiatan ini juga diisi dengan berbagai ibadah dan pembinaan spiritual, seperti tilawah Alquran secara berkelompok hingga khataman, shalat berjamaah, buka puasa bersama, shalat tarawih, hingga qiyamul lail dan muhasabah pada malam hari.
Pada hari berikutnya, peserta mengikuti pembinaan soft skill dan pengembangan kepemimpinan Pramuka, termasuk sesi bertema Generasi Ulil Albab dan Soft Skill Masa Depan.
Kegiatan juga menghadirkan materi mengenai kebijakan ketenagakerjaan, pelatihan kerja, serta hubungan industri dari Kementerian Ketenagakerjaan.
Peserta juga mengikuti sesi Smart Skill yang memperkenalkan berbagai bidang pelatihan vokasi seperti refrigerasi, las, elektronika, pariwisata, dan teknologi informasi, yang difasilitasi oleh BBPVP Bekasi.
Baca juga: Peserta Pesantren Kilat Ramadhan KPK MUI Dibekali Wawasan Kecerdasan Buatan
Di akhir kegiatan akan dilaksanakan penutupan pesantren kilat, laporan penyelenggaraan, serta sambutan penutup dari Menteri Ketenagakerjaan sebelum para peserta kembali ke daerah masing-masing
Kartini berharap kegiatan ini mampu melahirkan generasi muda yang tidak hanya aktif secara sosial, tetapi juga memiliki akhlak mulia dan kesiapan menghadapi masa depan.
“Mudah-mudahan
apa yang kami upayakan ini menjadi amal jariyah dan memberikan manfaat bagi
generasi muda serta bangsa,” tuturnya.