Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi Insya Allah Syahid Akhirat, Begini Penjelasan Kiai Cholil
Miftahul Jannah
Penulis
Admin
Editor
Jakarta, MUI Digital — Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia, KH Cholil Nafis, menyatakan bahwa korban meninggal dalam kecelakaan kereta KRL dan Argo Bromo tergolong syahid akhirat.
“Dalam Islam, orang yang meninggal karena kecelakaan termasuk golongan mati syahid akhirat,” ujarnya, Rabu (29/4/2026).
Dia menjelaskan, syahid akhirat merupakan bentuk kemuliaan di sisi Allah SWT bagi mereka yang wafat dalam kondisi tertentu, termasuk kecelakaan.
Meski demikian, proses pengurusan jenazah tetap dilakukan sebagaimana biasa. Kiai Cholil merujuk pada hadis Nabi Muhammad SAW yang diriwayatkan oleh Imam al-Bukhari:
عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللهِ ﷺ: الشُّهَدَاءُ خَمْسَةٌ: الْمَطْعُونُ، وَالْمَبْطُونُ، وَالْغَرِقُ، وَصَاحِبُ الْهَدْمِ، وَالشَّهِيدُ فِي سَبِيلِ اللهِ
Artinya : “Para syuhada itu ada lima: orang yang mati karena wabah tha‘un, orang yang mati karena sakit perut, orang yang mati tenggelam, orang yang mati tertimpa bangunan (shahibul hadm), dan orang yang mati syahid di jalan Allah.” (HR Bukhari).
Imam asy-Syarwani dalam Hasyiah as-Syarwani Jilid III juga menjelaskan: