Lewati ke konten utama
Minggu, 30 Agustus 2026 / 17 Rabiul Awal 1448 H
Jadwal memuat...
Berita

Berikut 9 Ulama Terpilih sebagai AHWA Muktamar ke-35 NU, Salah Satunya Ketum MUI KH Anwar Iskandar

2 menit baca 2.624 dibaca
Ketum MUI  KH M Anwar Iskandar
Ketum MUI KH M Anwar Iskandar saat memberika sambutan dalam Silaturahim Nasional dan Halal Bi Halal MUI di Jakart, Rabu (15/4/2026) malam.
Bagikan:

JOMBANG, MUI Digital— Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Anwar Iskandar dan Wakil Ketua Dewan Pertimbangan MUI KH Afifuddin Muhajir resmi terpilih menjadi bagian dari sembilan anggota Ahlul Halli Wal ‘Aqdi (AHWA) dalam Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU).

Penetapan ini berdasarkan hasil rekapitulasi tabulasi nasional perolehan suara calon anggota AHWA yang berlangsung di Gedung Serba Guna (GSG) Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, Ahad (30/8/2026) malam. 

Dalam proses pemungutan suara tersebut, KH Afifuddin Muhajir mengantongi 339 suara, sementara KH Anwar Iskandar meraup 326 suara. Proses rekapitulasi dilakukan secara terbuka melalui enam bilik penghitungan suara dengan total 4.703 suara yang masuk dari seluruh tingkatan kepengurusan.

Penentuan sembilan anggota AHWA ini merupakan hasil usulan resmi dari Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU), Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU), hingga Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU) di seluruh dunia.

Secara keseluruhan, terdapat 34 nama ulama terkemuka yang masuk dalam tabulasi nasional. Dari daftar panjang tersebut, Pengasuh Pondok Pesantren Al Falah Ploso Kediri, KH Nurul Huda Djazuli, meraih suara tertinggi sebanyak 485 suara, disusul Rais Syuriah PWNU Aceh KH Nuruzzahri Yahya dengan 477 suara.

Berikut sembilan ulama yang terpilih sebagai AHWA dalam Muktamar ke-35 NU:

1. KH Nurul Huda Djazuli (485 suara)

2. ​KH Nuruzzahri Yahya (477 suara)

3. ​KH Baharuddin HS (392 suara)

4. ​KH Miftachul Akhyar (350 suara)

5. ​KH Afifuddin Muhajir (339 suara)

6. ​KH Anwar Iskandar (326 suara)

7. ​KH Anwar Manshur (303 suara)

8. ​KH Said Aqil Sirodj (273 suara)

9. ​KH Abun Bunyamin (268 suara)

Rincian penghitungan suara tersebar di enam panel, yaitu Bilik 1 (642 suara), Bilik 2 (864 suara), Bilik 3 (855 suara), Bilik 4 (936 suara), Bilik 5 (718 suara), dan Bilik 6 (688 suara). Sejumlah nama ulama sepuh lain juga sempat masuk dalam bursa pencalonan, di antaranya KH Ahmad Musthofa Bisri (Gus Mus), Prof Dr KH Ma’ruf Amin, hingga Prof Dr KH Asep Saifuddin Chalim.