Fenomena Maraknya Pembunuhan, Ini 3 Pesan Rasulullah SAW
Junaidi
Penulis
JAKARTA— Seperti tidak ada habisnya publik dibanjiri pemberitaan terkait kasus pembunuhan. Yang paling menggemparkan, seorang ayah di Jagakarsa, Jakarta Selatan tega membunuh keempat anaknya yang masih belia.
Terbaru, seorang pria di Asahan aniaya ibu kandung hingga tewas hanya gegara sakit hati dinasihati. Ada juga yang ramai diperbincangkan, kasus pembunuhan berantai di Wonogiri terhadap dua temannya.
Setiap Muslim pasti tahu bahwa hukum membunuh nyawa sesama muslim itu diharamkan Alquran dan sunnah. Membunuh termasuk perbuatan yang paling keji dan dimurkai Allah SWT.
Dalam Alquran, Allah SWT telah mengecam keras orang yang membunuh sesama mukmin dengan balasan neraka Jahannam dan kemurkaan-Nya. Allah SWT berfirman:
وَمَنْ يَقْتُلْ مُؤْمِناً مُتَعَمِّداً فَجَزَاؤُهُ جَهَنَّمُ خَالِداً فِيهَا وَغَضِبَ اللَّهُ ععَلَيْهِ وَلَعَنَهُ وَأَعَدَّ لَهُ عَذَاباً عَظِيماً
“Siapa yang membunuh seorang mukmin dengan sengaja, maka balasannya ialah Jahanam, ia kekal di dalamnya dan Allah murka kepadanya, dan mengutukinya serta menyediakan azab yang besar baginya.” (QS an-Nisa: 93)
Selain diancam masuk neraka Jahannam, dalam hadits Nabi juga terdapat banyak larangan dan ancaman bagi orang yang menghabiskan nyawa sesama muslim, di antaranya 3 hadis berikut: