Di Upgrading Dai Komisi Dakwah MUI, Kiai Cholil: Maksimalkan Medsos untuk Berdakwah
ADMINISTRATOR
Penulis
JAKARTA, MUI.OR.ID— Ketua MUI Bidang Dakwah dan Ukhuwah, KH M Cholil Nafis mendorong para dai agar melek digital dan mulai menjadikan media sosial sebagai alat marketing dakwah.
“Seorang dai harus bisa mencari formula untuk mengajak jamaah agar mau mengikuti pengajian, untuk rajin beribadah, rajin bersedekah, dan melakukan kebajikan lainnya,” ucapnya dalam sambutan kegiatan Upgrading dan Silaturahim Alumni Standardisasi Dai MUI, Senin (25/3/2024) berlokasi di Wisma Mandiri I, Jakarta.
Dalam maraknya ajaran menyimpang yang beredar dan mudah diakses di media sosial, dia meminta para dai agar turut aktif menyampaikan pendapatnya sehingga masyarakat bisa selektif dalam menerima dakwah. ”Aktifkan media sosial. Jika menemukan hal yang tidak sesuai, para dai harus bisa berkomentar,” lanjutnya.
Menurutnya, media sosial adalah media yang efektif dan efisien dalam menyampaikan ajaran dakwah. Jangkauannya yang luas membuat dakwah dengan mudah diakses masyarakat.
”Ruang-ruang media sosial yang kosong harus bisa dimanfaatkan sebagai sarana menyampaikan ajaran yang sesuai dengan Alquran dan sunnah juga berpedoman dengan ijma’ dan qiyas,” ungkapnya.
Lebih jauh dia juga menjelaskan bahwa para dai harus pintar memposisikan diri sesuai dengan kondisi umat dan jamaahnya.