Tindak Lanjut Program Mujahid Digital, Komisi Infokom MUI Jalin Kerjasama dengan UIN Lampung
Junaidi
Penulis
Ketua Komisi Infokom MUI KH Mabroer MS menyampaikan, kerja sama ini merupakan upaya untuk menguatkan jejaring yang telah dibangun sejak 2021 lalu dengan membentuk mujahid digital.
Kiai Mabroer menjelaskan, aktivitas digital saat ini perlu adanya konten-konten yang positif untuk mengatasi konten negatif seperti hoax, pinjaman online dan judi online (judol).
Kiai Mabroer mengungkapkan, ada mahasiswa UIN Banten yang melakukan penelitian terkait judi online. Hasil penelitian tersebut menunjukkan banyaknya mahasiswa UIN Banten yang terpapar judi online yang kemasannya seperti game.
"Oleh karena itu, menjadi atensi dengan UIN Lampung bisa menjadi salah satu pintu masuk jihad di bidang digital untuk memberantas judi online," kata Kiai Mabroer dalam Studium General bertema Problematika Kontemporer di Era Media Sosial di Ruang Teater, Gedung Rektorat, UIN Raden Intan Lampung, Selasa (29/10/2024).
Selain itu, dalam kerja sama yang ditandatangani oleh Ketua MUI Bidang Infokom KH Masduki Baidlowi dan Wakil Rektor 3 UIN Raden Intan Lampung Prof Idrus Ruslan juga untuk memfollow up pantauan siaran Ramadhan.
Kiai Mabroer menjelaskan, kerja sama ini sebagai upaya menguatkan kontrol masyarakat dalam mengawasi siaran di ruang publik.
"Saya berharap UIN Lampung bisa membangun kerja sama yang lebih intensif dengan MUI Lampung. Supaya konten-konten yang dihasilkan membanjiri konten-konten negatif bisa berimbang," ungkapnya.
Kiai Mabroer menekankan, etika di dunia digital harus sama dengan etika di dunia nyata. Kiai Mabroer berharap, kegiatan ini dapat memberikan maslahat sekaligus langkah kerja sama dengan MUI berlanjut ke depan.
(Sadam/Azhar)