Sekilas tak Ada Unsur Haram, Tapi Vitamin Ternyata Ada Titik Kritisnya? Simak Penjelasan Berikut
Admin
Penulis
Foto: Ilustrasi Vitamin
Jakarta, MUI Digital – Untuk menjaga dan meningkatkan stamina dan daya tahaun tubuh kita membutuhkan berbagai macam vitamin. Pada dasarnya, masyarakat sudah mengenal jenis vitamin yang terbuat dari bahan alami, yaitu diproduksi dari sayuran, buah-buahan, sereal dan beberapa makanan hewani. Sebagai contoh, vitamin C dari jeruk, vitamin B dari bekatul, vitamin A dari betakaroten minyak sawit, dan lainnya.
Di samping itu, masyarakat juga banyak yang memilih vitamin sintetik, karena vitamin sintetik lebih mudah dikonsumsi dan dirasakan cepat khasiatnya. Namun, masyarakat perlu berhati-hati terhadap konsumsi jenis-jenis vitamin sintetik, karena dibuat melalui proses kimia dan enzimatik di dalam industri menggunakan bahan baku polimer makanan.
Guru besar IPB University, Prof Dr Ir Sedarnawati Yasni M Agr, menjelaskan bahwa kebanyakan suplemen multivitamin yang dibuat oleh industri adalah golongan vitamin sintetik.