Awas, Nugget Pun Berpotensi Tidak Halal, Bagaimana Bisa?
Admin
Penulis
Jakarta, MUI Digital - Nugget telah menjadi makanan favorit bagi banyak kalangan, baik anak-anak maupun orang dewasa. Selain karena rasanya yang lezat, penyajian nugget sangat praktis dan hanya membutuhkan waktu yang singkat. Tak heran, makanan ini menjadi idola para ibu dalam memilih alternatif teman makan untuk anak-anaknya.
Alasan lainnya, nugget sering kali menjadi solusi bagi para ibu yang anaknya sulit makan. Ditambah lagi, saat ini nugget sudah divariasikan dengan berbagai bentuk, seperti huruf, binatang, dan bentuk lainnya. Tentu ini akan menambah minat seseorang untuk mengkonsumsinya, terutama anak-anak.
Umumnya, nugget diolah dari campuran tepung terigu, daging, telur, tepung roti, dan bumbu. Daging yang saat ini digunakan untuk nugget juga sangat beragam, yaitu daging ayam, sapi, atau ikan. Sampai saat ini, nugget ayam masih menjadi primadona di pasaran. Hal ini terbukti dengan semakin banyaknya produsen nugget ayam dari skala industri besar hingga rumah tangga.
Karena berasal dari olahan dari hewan yang halal (ikan, ayam maupun sapi), sebagian besar masyarakat Indonesia berasumsi nugget yang beredar di pasaran pasti halal. Padahal ada beberapa titik kritis haram pada nugget yang perlu diperhatikan.