Musim Haji 2026 Mulai: Pemeliharaan Ka’bah Rampung, Jamaah Haji Perdana Tiba di Jeddah
Miftahul Jannah
Penulis
Admin
Editor
Jakarta, MUI Digital – Pemerintah Arab Saudi menyatakan pemeliharaan Ka'bah dan kawasan Masjidil Haram telah rampung.
Hal ini seiring dimulainya kedatangan jamaah haji pertama untuk musim haji 1447 Hijriyah, dikutip MUI Digital dari Gulf News pada Senin (20/4/2026).
Otoritas Umum untuk Perawatan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi menyampaikan bahwa seluruh pekerjaan pemeliharaan dilakukan dengan standar internasional tinggi dan dirancang agar tidak mengganggu aktivitas ibadah para jamaah.
Proyek pemeliharaan tersebut mencakup sekitar 4.700 jam kerja dengan 31 paket pekerjaan utama dan lebih dari 305 kegiatan. Area yang ditangani meliputi bagian dalam Ka’bah, atap, serta area sekitarnya, termasuk inspeksi teknis menyeluruh.
Selain itu, dilakukan penggantian sambungan ekspansi sepanjang lebih dari 30 meter, pengisian ulang nat marmer sepanjang lebih dari 50 meter, serta pemolesan lantai marmer di sekitar Ka’bah guna menjaga kualitas dan ketahanannya.
Pihak berwenang menyebutkan, pekerjaan ini dilaksanakan oleh tim nasional dengan memanfaatkan teknologi dan material modern guna memastikan keberlanjutan jangka panjang fasilitas ibadah di dua masjid suci.
Baca juga: Arab Saudi Batasi Akses Masuk Makkah Jelang Haji, Ini Imbauan Kemenhaj RI
Di sisi lain, Arab Saudi juga mulai menyambut kedatangan jamaah haji pertama melalui program “Inisiatif Rute Makkah”.
Penerbangan perdana tiba di Bandara Internasional King Abdulaziz dari Bangladesh dan disambut langsung oleh Menteri Transportasi dan Layanan Logistik, Saleh Al Jasser.
Kedatangan jamaah ditandai dengan sistem layanan terintegrasi yang memungkinkan proses masuk berjalan lebih cepat dan efisien.
Melalui inisiatif ini, jamaah telah menyelesaikan prosedur imigrasi, pemeriksaan kesehatan, serta pengurusan bagasi sebelum keberangkatan, sehingga setibanya di Arab Saudi mereka dapat langsung melanjutkan perjalanan tanpa antrean panjang.
Pemerintah Arab Saudi menegaskan inisiatif ini merupakan bagian dari Program Pengalaman Haji yang lebih luas, yang berfokus pada peningkatan layanan berbasis teknologi, termasuk pemanfaatan kecerdasan buatan dalam sistem transportasi dan logistik.
Langkah tersebut mencerminkan komitmen berkelanjutan Arab Saudi dalam meningkatkan kualitas pelayanan bagi para tamu Allah, seiring penguatan infrastruktur dan transformasi digital dalam penyelenggaraan ibadah haji.