Koalisi Asia Pasifik untuk Al-Quds dan Palestina Ajak Pemerintah dan Masyarakat Bela Palestina
Jakarta, MUI Digital— Asia Pacific Coalition for Quds and Palestine (APCQP) mengajak pemerintah dan seluruh elemen masyarakat sipil Indonesia untuk memperkuat sinergi dalam memperjuangkan hak-hak rakyat Palestina.
Penguatan kolaborasi ini dinilai sangat krusial di tengah meningkatnya krisis kemanusiaan yang dihadapi warga Palestina, khususnya di Gaza.
Presiden APCQP, Prof Sudarnoto Abdul Hakim, menyampaikan bahwa Indonesia memiliki posisi strategis dan ekspektasi besar dari masyarakat internasional untuk mengambil peran kepemimpinan.
Menurut dia, potensi besar yang dimiliki Indonesia dapat dioptimalkan jika kekuatan formal negara dan gerakan masyarakat sipil berjalan berdampingan.
"Peran-peran Indonesia itu secara konkret bisa dilakukan oleh dua kekuatan,” ujar Prof Sudarnoto dalam Peresmian Kantor Headquarters APCQP di Wisma Khadimul Ummah MUI Pusat, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (21/8/2026).
Dia menjelaskan, yang pertama, negara harus hadir dengan kekuatan diplomasi mulitilateralnya. Yang kedua, civil society seperti MUI, ormas Islam, dan ratusan lembaga filantropi yang bergerak meyakinkan pemerintah.
Prof Sudarnoto menambahkan, penunjukan Jakarta sebagai Pusat Kedudukan (Headquarters) APCQP oleh 22 negara anggota Asia Pasifik merupakan bentuk kepercayaan besar.
Baca juga: Wisma Khadimul Ummah MUI Resmi Jadi Kantor Headquarters APCQP
Ketua MUI Bidang Hubungan Luar Negeri ini menegaskan bahwa amanah ini harus dimanfaatkan untuk menyatukan barisan antara aksi kemanusiaan di tingkat akar rumput dan langkah diplomasi pemerintah di panggung global.
Langkah konkret sinergi ini akan difokuskan pada persiapan Konferensi Tahunan (Annual Conference) Asia Pasifik kedua untuk Al-Quds dan Palestina pada Oktober mendatang.
Selain itu, APCQP bersama jejaring masyarakat sipil juga tengah menggalang Endowment Fund (dana abadi) untuk rekonstruksi Gaza serta program perlindungan bagi kelompok rentan, khususnya anak-anak dan perempuan.