Kiai Anwar: Persatuan Fondasi Kemajuan Bangsa
Miftahul Jannah
Penulis
Admin
Editor
Jakarta, MUI Digital — Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH M Anwar Iskandar, menegaskan bahwa persatuan merupakan kunci utama dalam menjaga keutuhan serta mendorong kemajuan bangsa Indonesia di tengah keberagaman.
Kiai Anwar menyampaikan rasa syukur atas berkumpulnya lebih dari 85 organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam dari seluruh Indonesia, yang masing-masing memiliki basis anggota besar, mulai dari ribuan hingga jutaan orang.
Kehadiran mereka bersama pemerintah dan perwakilan negara dinilai menjadi momentum penting dalam memperkuat silaturahmi dan persatuan.
“Kita bersyukur bangsa ini terdiri dari berbagai latar belakang suku, agama, dan pilihan politik, namun tetap menjadi bangsa yang bersatu. Ini adalah karunia besar yang harus terus dijaga,” ujarnya usai acara Silaturahmi Nasional Ormas Islam dan Halal Bihalal 1447 Hijriah yang digelar di The Sultan Hotel Jakarta, Kamis (16/4/2026) malam.
Menurutnya, persatuan menjadi fondasi utama dalam menjaga stabilitas nasional sekaligus mendorong pembangunan di berbagai sektor kehidupan.
Dia mengingatkan bahwa tantangan ke depan masih cukup besar, sehingga diperlukan kerja sama seluruh elemen bangsa.
“Masih banyak tugas yang harus kita lakukan untuk memajukan bangsa ini. Karena itu, persatuan harus terus kita jaga sebagai kekuatan utama,” katanya.
Baca juga: Syal Palestina di Halal Bi Halal MUI, Kiai Anwar: Dukungan Kami tak akan Padam
Kiai Anwar juga menekankan pentingnya sinergi antara ulama dan umara (pemerintah) sebagai salah satu kunci keberhasilan dalam membangun bangsa.
Kolaborasi tersebut dinilai mampu menciptakan stabilitas sekaligus menghadirkan solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.
Dia menambahkan bahwa dukungan dari seluruh elemen, baik umat Islam maupun pemeluk agama lain, sangat diperlukan dalam menjaga persatuan nasional.
“Kebersamaan antara ulama, umara, dan seluruh elemen masyarakat menjadi kunci penting dalam menjaga bangsa ini tetap utuh dan terus maju,” pungkasnya.
Acara bertajuk: Bersatu dalam Ukhuwah untuk Keadilan dan Perdamaian Dunia ini digelar di Hotel Sultan, Jakarta Pusat, Rabu (15/4/2026) malam WIB.
Kemudian, Rusydy Zakaria GUPPI, Rahmat Hidayat (DMI), Oke Setiadi Affedi (MA), Ruswanto (PTDI), Musyhuril Khamis (Al Washliyah), Inayatullah A. Hasim (Al Ittihadiyah) dan Hamdan Zoelva (Syarikat Islam).
Baca juga:Hadiri Halal Bi Halal MUI, Kapolri Turut Doakan Bangsa Palestina
Pembacaan 10 taujihat ini juga dipandu oleh Sekretaris Jenderal MUI Buya Amirsyah Tambunan, Wakil Ketua Umum MUI KH Cholil Nafis dan KH Marsudi Syuhud.
Kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah tokoh, antara lain, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Ketua MPR RI Ahmad Muzani, Menteri ATR/BPN Nusron Wahid, Menteri Koperasi Ferry Juliantono, Menteri Pertanian Amran Sulaiman,Wakil Ketua DPD RI Tamsil Linrung, Menteri Haji dan Umrah Gus Irfan, Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak.
Kemudian, Kepala BGN Dadan Hindayana, Ketua Komisi Yudisial Abdul Chair Ramadhan, Wakil Menteri Luar Negeri Anis Matta, dan Wakil Ketua Baznas RI Zainut Tauhud Sa'adi.