Ini Pesan Musyrif Diny Prof Niam untuk Jamaah Haji di Madinah
Sadam Al Ghifari
Penulis
Muhammad Fakhruddin
Editor
Madinah, MUI Digital-Musyrif Diny 2026 Prof KH Asrorun Niam Sholeh menyampaikan sejumlah pesan kepada jamaah haji yang sedang berada di Madinah, Arab Saudi.
Ketua MUI Bidang Fatwa ini berpesan agar jamaah haji Indonesia di Madinah agar memanfaatkan waktu sebaik mungkin, khususnya untuk beribadah di Masjid Nabawi.
Prof Niam menilai masa tinggal jamaah sekitar delapan hari di Madinah merupakan kesempatan berharga untuk memperbanyak ibadah di Masjid Nabawi yang memiliki keutamaan khusus sebagaimana disebutkan dalam hadis Nabi.
Baca juga: Jamin Kesempurnaan Ibadah, Prof Niam Bina Jamaah di Madinah Agar Haji Sesuai Syariah
Pengasuh Pondok Pesantren An-Nahdlah, Depok, Jawa Barat ini mendorong jamaah untuk melakukan ziarah ke makam Rasulullah SAW sebagai bagian dari refleksi sejarah perjuangan Islam.
Selain itu, Prof Niam mengimbau kepada jamaah haji untuk napak tilas di sejumlah situs bersejarah seperti Masjid Quba, Masjid Qiblatain, dan kawasan Uhud.
"Dari Madinah, peradaban Islam berkembang dengan nilai-nilai persaudaraan, kesetaraan, dan semangat berbagi. Tempat-tempat itu menyimpan pelajaran penting tentang ketaatan, persatuan dan konsekuensi dari mengabaikan perintah," terangnya.
Hal ini sebagaimana yang tergambar dalam peristiwa Perang Uhud. Prof Niam menegaskan, napak tilas tersebut menjadi momentum untuk mengambil hikmah, sekaligus mendoakan para syuhada Uhud dan meneladani perjuangan para sahabat.
Baca juga: Tiba di Madinah, Musyrif Diny Siap Kawal Kesesuaian Syariat Pelaksanaan Haji
Lebih lanjut, Guru Besar Ilmu Fikih UIN Jakarta ini mengingatkan jamaah untuk menjaga kondisi fisik menjelang puncak ibadah haji di Mekkah.
Dia mengimbau kepada jamaah tidak memaksakan diri atau berlebihan dalam beribadah sunnah setibanya di Tanah Suci.
Menurutnya, energi jamaah perlu dihemat untuk menghadapi rangkaian ibadah inti haji yang membutuhkan kesiapan fisik lebih besar.
"Umrah dan thawaf dilakukan sewajarnya, terutama bagi yang memiliki keterbatasan fisik, jangan dipaksanakan," ujarnya.
Prof Niam mengajak jamaah haji untuk memperbanyak doa, baik untuk diri sendiri, keluarga, maupun bangsa dan para pemimpin. Menurutnya, hal ini penting karena kebaikan individu tidak terlepas dari kondisi lingkungan dan kepemimpinan.
Dengan memanfaatkan waktu secara optimal di Madinah, Prof Niam berharap seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah haji secara lancar dan memperoleh hasil yang maksimal.