300 Kursi Roda Baru Disiapkan untuk Armuzna, Perkuat Layanan Haji Ramah Lansia
Sanib
Penulis
Admin
Editor
Laporan MUI Digital, langsung dari Jeddah, Arab Saudi
Jeddag, MUI Digital — Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi Daerah Kerja (Daker) Bandara menerima bantuan 300 unit kursi roda dari Bank Syariah Indonesia untuk mendukung mobilitas jamaah lansia dan disabilitas.
Bantuan tahap pertama tersebut tiba bersamaan dengan kedatangan jamaah haji kelompok terbang (kloter) JKB-14 di Bandara King Abdulaziz, Jeddah, Selasa (12/5) waktu setempat.
Kepala Daker Bandara, Abdul Basir, mengatakan kursi roda itu akan segera didistribusikan ke sejumlah titik layanan jamaah, terutama di Makkah sebagai persiapan menghadapi puncak ibadah haji di Armuzna.
“Hari ini kami menerima bantuan kursi roda dari BSI sebanyak 300 unit. Kursi roda ini nanti akan kami distribusikan ke Daker Makkah, utamanya untuk menunjang persiapan puncak haji di Wukuf Arafah, Muzdalifah, dan Mina,” ujar Abdul Basir di Bandara King Abdulaziz, Jeddah.
Baca juga: Komisi Fatwa MUI Imbau Jamaah Haji Tetap Laksanakan Dam di Tanah Suci
Menurutnya, sebagian kursi roda juga akan dikirim ke Madinah untuk memperkuat layanan pemulangan jamaah haji Indonesia.
“Beberapa di antaranya juga akan kami distribusikan ke Daker Madinah untuk menunjang proses layanan kepulangan jamaah haji nantinya,” katanya.
Basir menjelaskan, bantuan tersebut merupakan bagian dari dukungan terhadap program “Haji Ramah Lansia dan Disabilitas” yang menjadi salah satu fokus pelayanan haji tahun ini.
Baca juga: Menhaj Lepas Keberangkatan Musyrif Diny yang Dipimpin Waketum MUI Kiai Cholil Nafis
Nantinya, Daker Makkah akan mendistribusikan kursi roda tersebut ke sektor-sektor pelayanan dan hotel tempat jamaah menginap.
Ia menambahkan, pengiriman kursi roda masih akan berlanjut pada tahap berikutnya.
“Ini merupakan pengiriman tahap pertama. Direncanakan akan ada pengiriman tahap kedua dengan jumlah yang akan kami konfirmasi ulang dengan PPIH Pusat di Jakarta,” ujarnya.
Keberadaan kursi roda tambahan ini diharapkan dapat membantu kebutuhan mobilitas jamaah, khususnya lansia dan penyandang disabilitas, di tengah padatnya aktivitas serta tantangan cuaca saat puncak pelaksanaan ibadah haji di Arab Saudi.
“Mudah-mudahan bermanfaat untuk jamaah haji kita dan dapat menunjang suksesnya penyelenggaraan haji tahun 2026,” pungkas Basir.