Lewati ke konten utama
Rabu, 8 Juli 2026 / 22 Muharam 1448 H
Jadwal memuat...
Berita

Hari ke-80 Bhayangkara, Ketua Umum MUI Berharap Polri Makin Humanis dan Profesional

3 menit baca 367 dibaca
Ilustrasi Polisi
Ilustrasi polisi mengamankan unjuk rasa. Photo by Arik Abd muhyi on Unsplash
Bagikan:

Jakarta, MUI Digital— Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH Muhammad Anwar Iskandar, menyampaikan tahniah Hari Bhayangkara ke-80 tahun 2026 yang mengusung tema "Polri untuk Rakyat".

Dalam momentum bersejarah ini, Kiai Anwar memanjatkan doa terbaik sekaligus menyampaikan harapan besar bagi masa depan Polri agar dapat terus bertransformasi ke arah yang lebih baik.

"Saya berharap dan berdoa semoga ke depan Kepolisian Republik Indonesia kita semakin baik, semakin profesional, semakin modern, semakin kuat, dan semakin manusiawi," ujar KH Anwar Iskandar kepada MUI Digital, di Jakarta, Rabu (1/7/2026).

Menurutnya, aspek humanis atau kemanusiaan menjadi salah satu kunci penting agar Polri selalu dicintai dan dipercaya oleh masyarakat luas. Ulama kharismatik asal Kediri, Jawa Timur, ini menekankan bahwa dalam menjalankan tugas menjaga keamanan dan ketertiban negara, personel kepolisian harus selalu berada dalam koridor spiritual yang kuat.

Baca juga: DPR Ingatkan Aktivis LGBT: Anak Itu Subjek Hukum, Jangan Dijadikan Alat Propaganda!

"Semoga Polri selalu dalam bimbingan, perlindungan, dan rida Allah SWT," kata Pengasuh Pondok Pesantren Al-Amien, Kediri, Jawa Timur.

Lebih lanjut, Wakil Rais 'Aam PBNU ini menegaskan bahwa perubahan Polri ke arah yang lebih profesional tidak bisa dicapai oleh pihak kepolisian sendirian.

Diperlukan sinergi, kepercayaan, dan peran aktif dari seluruh elemen bangsa untuk mendukung agenda-agenda perbaikan di tubuh institusi tersebut.

Kiai Anwar mengajak kepada seluruh lapisan masyarakat Indonesia untuk merapatkan barisan dan memberikan suntikan moral bagi kepolisian.

"Mari kita berikan dukungan kita kepada Kepolisian Republik Indonesia kita agar menjadi lebih baik dan lebih profesional," ungkapnya.

Dikutip dari Antara, Presiden RI Prabowo Subianto menjadi inspektur upacara Hari Bhayangkara ke-80 di Satuan Latihan (Satlat) Brimob Polri, Cikeas, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Dalam kesempatan ini, Presiden Prabowo menerima medali kehormatan keamanan dan keselamatan publik Loka Praja Samrakshana dari Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Kapolri menyematkan medali tersebut kepada Presiden Prabowo di hadapan pasukan upacara yang digelar di Satuan Latihan (Satlat) Brimob Polri, Cikeas, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu.

Penghargaan ini diberikan atas dedikasi Presiden terhadap perkembangan dan kemajuan Polri, khususnya dalam mendukung fungsi perlindungan, pengayoman, pelayanan, dan penegakan hukum bagi keamanan masyarakat, bangsa, dan negara.

Baca juga: Ketum MUI: Indonesia Minimal Tiru Rusia, Masukkan Gerakan LGBT Sebagai Terorisme

Loka Praja Samrakshana berasal dari bahasa Sanskerta yang dapat diartikan sebagai perlindungan terhadap masyarakat, bangsa, dan negara. Kata "loka" dan "praja" yang keduanya dapat merujuk pada makna negara dan rakyat.

Predikat yang sama pernah disematkan kepada Presiden ke-7 RI Joko Widodo pada Oktober 2024, menjelang pelantikan Prabowo-Gibran, sebagai bentuk apresiasi atas kontribusinya terhadap pengembangan organisasi Korps Bhayangkara.

Baca juga: Ketum MUI: Indonesia Minimal Tiru Rusia, Masukkan Gerakan LGBT Sebagai Terorisme

Selain penganugerahan kepada Presiden, upacara turut mengukuhkan pangkat kehormatan kepada tiga tokoh nasional purnawirawan Polri, yaitu mantan Ketua MPR RI periode 2013-2014 Irjen Pol (Purn) Sidarto Danusubroto, mantan Ketua KPK periode 2015 Irjen Pol (Purn) Taufiequrachman Ruki, dan mantan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara periode 2004-2009 Brigjen Pol (Purn) Taufiq Effendi.

Rangkaian penganugerahan turut mencakup Tanda Kehormatan Samkaryanugraha Nugraha Sakanti kepada sejumlah satuan kerja dan kepolisian daerah, serta Bintang Bhayangkara Narariya kepada personel Polri berprestasi dari berbagai tingkatan.