Lewati ke konten utama
Sabtu, 19 September 2026 / 7 Rabiul Akhir 1448 H
Jadwal memuat...
WhatsApp Image 2026-04-23 at 20.05.55
Berita

Ajak Para Dai Bermindset Kaya, Kiai Cholil Nafis: Kita Niatkan Ingin Mandiri dan Berbagi

Ajak Para Dai Bermindset Kaya, Kiai Cholil Nafis: Kita Niatkan Ingin Mandiri dan Berbagi

/ 6 Dzulqa'dah 1447 H 2 menit baca 1.167 dibaca

JAKARTA, MUI Digital—Ratusan dai dan daiyah se-Jabodetabek mengikuti acara Upgrading Dakwah Training of Trainer (ToT) yang digelar Komisi Dakwah MUI bersama Departemen Ekonomi dan Keuangan Syariah (DEKS) Bank Indonesia (BI). 

Wakil Ketua Umum MUI, KH Cholil Nafis, mendorong para dai untuk merubah mindset atau pola pikirnya agar menjadi kaya. 

Menurutnya, pola pikir untuk menjadi kaya sangat penting dimiliki para dai. pola pikir itu kemudian disampaikan kepada jamaahnya. 

Ketua Badan Pengurus Dewan Syariah Nasional (DSN) MUI ini mengungkapkan, pola pikir untuk menjadi kaya harus dimulai dari niat untuk bisa memberi dan berdaya. 

"Kalau sudah ada keinginan punya mindset bahwa memberi itu lebih utama, dan kaya itu adalah kebutuhan kita dengan niat untuk kita bisa lebih mandiri tentu akan lebih baik," kata Kiai Cholil di Gedung Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia (LPPI), Kemang, Jakarta Selatan, Kamis (23/4/2026). 

Meski begitu, Kiai Cholil mengingatkan tidak boleh memiliki rasa cinta terhadap harta. Pengasuh Pondok Pesantren Cendekia Amanah ini menekankan, keinginan agar kaya semata-mata untuk ibadah. 

"Dalam melaksanakan ibadah juga ada yang membutuhkan harta, maka kita akan berupaya untuk memberi dan menjadi orang yang mandiri," sambungnya. 

Meski begitu, Kiai Cholil mengingatkan tidak boleh memiliki rasa cinta berlebihan kepada harta. Pengasuh Pondok Pesantren Cendekia Amanah ini menekankan, keinginan agar kaya semata-mata untuk ibadah. 

"Dalam melaksanakan ibadah juga ada yang membutuhkan harta, maka kita akan berupaya untuk memberi dan menjadi orang yang mandiri," sambungnya. 

Menurutnya, jika pola pikirnya  sudah ingin meminta-minta, maka orang yang memiliki pola pikir tersebut biasanya tidak akan produktif. 

Menurutnya, jika pola pikirnya  sudah ingin meminta-minta, maka orang yang memiliki pola pikir tersebut biasanya tidak akan produktif. 

"Ketika ingin memberi, orang tersebut harus lebih produktif dalam hidupnya itu," ujarnya

Kegiatan ini memberikan lima materi mengenai ekonomi dan syariah kepada para dai. Lima materi tersebut terkait prinsip dasar syariah, gaya hidup halal, keuangan syariah, bisnis dalam Islam, serta praktik dan implementasi.

https://kencang77-on.com/https://kencang77.net/
BAGIKAN: