Doa Awal Tahun Baru Islam 1448 H: Arab, Latin, Terjemahan, dan Keutamaannya
Jakarta, MUI Digital — Setelah masuk waktu Maghrib yang menandai datangnya tanggal 1 Muharam, umat Islam dianjurkan membaca doa awal tahun. Amalan ini sebagaimana dilakukan oleh para ulama saleh terdahulu. Karena itu, sepatutnya kita juga mengikuti.
Doa Tahu Baru Hijriyah berisi permohonan perlindungan kepada Allah dari godaan setan dan hawa nafsu, sekaligus harapan agar tahun yang baru dipenuhi dengan amal-amal yang mendekatkan diri kepada-Nya.
Baca juga: Doa Akhir Tahun Islam 1447 H: Arab, Latin, Terjemahan, dan Keutamaannya
Sebagaimana disebutkan dalam kitab Kanzun
Najah wa as-Surur, berikut lafaz doa Tahun Baru Hijriyah, disertai tulisan Latin
dan terjemahannya:
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيمِ
اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَلَاةٌ تَمْلأُ خَزَائِنَ اللَّهِ
نُوراً، وَتَكُونُ لَنَا وَلِلْمُؤْمِنِينَ فَرَجًا وَفَرَحًا وَسُرُورًا، وَعَلَى
آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمْ تَسْلِيمًا كَثِيرًا. اللَّهُمَّ أَنْتَ الْأَبَدِيُّ
الْقَدِيمُ الْأَوَّلُ، وَعَلَى فَضْلِكَ الْعَظِيمِ وَكَرِيمِ جُودِكَ الْعَمِيمِ
الْمُعَوَّلُ، وَهَذَا عَامٌ جَدِيدٌ قَدْ أَقْبَلَ، أَسْأَلُكَ الْعِصْمَةَ فِيهِ
مِنَ الشَّيْطَانِ وَأَوْلِيَائِهِ، وَالْعَوْنَ عَلَى هَذِهِ النَّفْسِ الْأَمَّارَةِ
بِالسُّوءِ، وَالْإِشْتِغَالَ بِمَا يُقَرِّبُنِي إِلَيْكَ زُلْفَىٰ، يَا ذَا
الْجَلَالِ وَالْإِكْرَامِ، وَصَلَّى اللَّهُ تَعَالَى عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ
وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ
Bismillāhir-Raḥmānir-Raḥīm. Allāhumma ṣalli
‘alā sayyidinā Muḥammadin shalātan tamla’u khazā’inallāhi nūran, wa takūnu lanā
walil-mu’minīna farajan wa faraḥan wa surūran, wa ‘alā ālihī wa shaḥbihī wa
sallim taslīman katsīrān. Allāhumma antal-abadiyyul-qadīmul-awwal, wa ‘alā fadllikal-‘adhīmi
wa karīmi jūdikal-‘amīm al-mu’awwal, wa hādzā ‘āmun jadīdun qad aqbala.
As’alukal-‘ishmata fīhi minasy-syaiṭāni wa auliyā’ihī, wal-‘auna ‘alā hādzihin-nafsil-ammārati
bis-sū’, wal-isytighāla bimā yuqarribunī ilaika zulfā, yā Dzal-jalāli
wal-ikrām. Wa shallallāhu ta‘ālā ‘alā sayyidinā Muḥammadin wa ‘alā ālihī wa shaḥbihī
wa sallam.
Artinya: “Dengan nama Allah Yang Maha
Pengasih lagi Maha Penyayang. Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam. Ya
Allah, limpahkanlah shalawat atas junjungan kami, Nabi Muhammad, shalawat yang
memenuhi khazanah-Mu dengan cahaya, dan menjadi bagi kami dan kaum mukminin
jalan keluar, kebahagiaan, dan kesenangan. Dan (limpahkan pula) kepada
keluarganya dan para sahabatnya, serta berilah salam sebanyak-banyaknya. Ya
Allah, Engkaulah Yang Abadi, Yang Dahulu, Yang Pertama. Kepada anugerah-Mu yang
agung dan karunia-Mu yang luas tempat kami menggantungkan harapan. Tahun baru
ini telah datang, maka aku memohon kepada-Mu penjagaan padanya dari setan dan
para pengikutnya, bantuan untuk mengendalikan jiwa yang selalu memerintahkan
kepada keburukan, dan kesibukan dengan hal-hal yang mendekatkan aku kepada-Mu
dalam kedekatan. Wahai Dzat Yang Memiliki Keagungan dan Kemuliaan. Semoga
shalawat Allah senantiasa tercurah kepada junjungan kami Nabi Muhammad, beserta
keluarganya dan para sahabatnya, dan semoga keselamatan tercurah atas mereka.”
Dalam keterangannya, disebutkan bahwa doa ini dianjurkan agar dibaca sebanyak tiga kali.
Baca juga: Hakikat di Balik Syariat Doa
Keutamaan Membaca Doa Awal Tahun
Para ulama menjelaskan sejumlah keutamaan
dari amalan ini. Syekh Abdul Hamid bin Muhammad Ali Quddus al-Makki asy-Syafi’i
(wafat 1335 H) dalam kitabnya menuturkan bahwa orang yang mengamalkannya,
dengan membaca doa ini sebanyak tiga kali, maka akan memperoleh penjagaan dari
gangguan setan dan para pengikutnya sepanjang tahun yang akan dijalani.
يَقْرَؤُهُ ثَلَاثًا؛ فَإِنَّ
الشَّيْطَانَ يَقُولُ: اسْتَأْمَنَ عَلَى نَفْسِهِ فِيمَا بَقِيَ مِنْ عُمْرِهِ،
وَتُوُكِّلَ بِهِ مَلَكَانِ يَحْرُسَانِهِ مِنَ الشَّيْطَانِ وَأَتْبَاعِهِ
“Jika doa ini dibaca sebanyak tiga kali,
maka sesungguhnya setan akan berkata: Ia telah mengamankan dirinya untuk sisa
umurnya. Lalu dua malaikat ditugaskan untuk menjaganya dari setan dan para
pengikutnya.” (Kanzun Najah wa As-Surur
[Beirut: Dar Al-Hawi], h. 68-69)
Keutamaan yang terkandung dalam amalan
membaca doa awal tahun ini kiranya menjadi perhatian setiap muslim. Dengan
harapan, supaya hari-hari yang kita jalani di tahun baru penuh berkah dan dijauhkan
dari tipu daya dan godaan setan.
Jadi, sekali lagi, selain membaca doa akhir tahun, mari kita juga memperhatikan doa awal tahun yang juga dianjurkan untuk diamalkan.
Baca juga: Doa yang Terlupakan di Tengah Krisis
Pergantian tahun pada hakikatnya bukan
sekadar peristiwa bergantinya angka dalam kalender, melainkan momentum untuk
memperbarui tekad, memperbaiki diri, dan memperkuat hubungan dengan Allah.
Kita perlu menanamkan komitmen ini dalam diri
kita masing-masing. Sebab mengawali tahun baru dengan doa dan harapan yang
baik merupakan salah satu bentuk ikhtiar spiritual yang diajarkan para ulama.
Semoga Allah SWT mengampuni dosa-dosa yang telah lalu, menjaga kita dari berbagai keburukan, serta melimpahkan keberkahan, kemudahan, dan kebaikan yang lebih luas di Tahun Baru Islam 1448 H. Āmīn yā Rabbal ‘Ālamīn.