Prabowo Hadiri Munas XI MUI, Ganas Annar MUI Tegaskan Komitmen Nasional dalam Pencegahan dan Rehabilitasi Narkoba
Admin
Penulis
JAKARTA, MUI.OR.ID — JAKARTA, Menjelang pelaksanaan Musyawarah Nasional (Munas) XI MUI pada 20–23 November 2025, Gerakan Nasional Anti Narkoba (Ganas Annar) MUI menyiapkan laporan komprehensif mengenai penguatan edukasi, pencegahan, dan layanan rehabilitasi berbasis masyarakat. Munas yang akan dibuka Presiden RI Prabowo Subianto ini juga dijadwalkan dihadiri sejumlah menteri serta tokoh nasional.
Ketua Ganas Annar MUI, Titik Haryati, menyampaikan bahwa berbagai program konkret telah berhasil diwujudkan sepanjang periode kepengurusan.
“Output atau capaian konkret yang sudah kami lakukan adalah sosialisasi dan edukasi bagi lembaga-lembaga organisasi masyarakat, seperti majelis taklim, juga bagi para pengurus sendiri. Konsolidasi dengan Ganas Annar tingkat provinsi pun telah berjalan sehingga dapat memberikan layanan langsung kepada masyarakat,” kata Titik dalam keterangan yang diterima MUIDigital, Rabu (19/11/2025).
Menurut Titik, para pengurus pusat maupun daerah telah dibekali keterampilan untuk menangani kasus penyalahgunaan narkotika.
“Para pengurus diberikan latihan membuat asesmen, latihan memberikan konseling, dan itu sudah banyak dilakukan. Baik melalui organisasi masyarakat, majelis taklim, maupun melalui kegiatan dakwah dan konseling di Lapas Tangerang, Pemuda Tangerang, serta program magang di BNN Rehabilitasi Lido,” ungkapnya.
Titik menambahkan, keterampilan para pengurus ini juga diperkuat di berbagai provinsi yang kini telah memiliki struktur Ganas Annar yang aktif.
Saat ini, Ganas Annar telah berdiri di 33 provinsi serta menjangkau kabupaten dan kota di seluruh Indonesia.
“Kenapa harus sampai tingkat kabupaten? Karena kabupaten berhubungan langsung dengan masyarakat dan keluarga. Warga memiliki peran sangat penting dalam pencegahan penyalahgunaan narkoba,” jelasnya.
Titik menjelaskan bahwa penguatan pencegahan berbasis keluarga menjadi fondasi gerakan, termasuk melalui keterlibatan perempuan dan ibu-ibu majelis taklim.
Salah satu capaian penting Ganas Annar adalah pelaksanaan dakwah serentak seluruh Indonesia pada Hari Anti Narkotika Internasional tahun 2023.
“Para ulama dan kiai secara bersama-sama menyampaikan bayan narkoba dan langkah pencegahannya. Ini menjadi target luaran nasional yang berhasil kami capai,” tuturnya.
Program pendidikan anti-narkoba juga dilaksanakan di sekolah-sekolah.
“Di tingkat SD dan SMP, kami rutin memberikan edukasi tentang bahaya narkoba,” ujarnya.
Ganas Annar memperkuat sinergi dengan sejumlah kementerian dan lembaga negara.
Mitra Ganas Annar antara lain BNN, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA), Kementerian Pendidikan, serta Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, selain kolaborasi dengan Komisi Dakwah MUI.
“Fokus Ganas Annar adalah pelayanan, rehabilitasi, dan pencegahan melalui sosialisasi dan edukasi. Kami tidak bergerak dalam ranah pemberantasan atau penindakan. Karena itu, kemitraan dengan pemerintah dan profesional seperti psikolog, konselor, dan para ahli yang telah memiliki MoU dengan kami menjadi sangat penting,” jelasnya.
Sinergi tersebut memungkinkan terwujudnya beragam program layanan, pendampingan, dan peningkatan kapasitas kader di seluruh daerah.
“Kami ingin memastikan gerakan pencegahan narkoba dapat menjangkau keluarga, sekolah, dan masyarakat dengan lebih kuat, serta menjadi bagian dari upaya membangun peradaban yang bersih dari narkotika,” tegasnya.
(Latifahtul Jannah/Azhar)