Kiprah Bidang Dakwah MUI 2020-2025 di Level Global: Menyasar Eropa, Jepang, Australia dan Bentuk Asosiasi Dai Asia Tenggara
Admin
Penulis
JAKARTA,MUI.OR.ID— Bidang Dakwah dan Ukhuwah MUI dibawah kepemimpinan Kiai Cholil Nafis sukses mencetak prestasi gemilang dalam upaya menyebarkan Islam wasathiyah ke kancah global.
Kiai Cholil mengatakan, bahwa program ini berasal dari standardisasi da’i MUI yang telah dilaksanakan beberapa tahun terakhir. Melalui kegiatan tersebut Bidang Dakwah dan Ukhuwah MUI memaksimalkan kerjasama dengan berbagai pihak sehingga sukses mengirimkan beberapa da’i hingga ke penjuru dunia.
“Ya, ada dakwah yang sampai ke Eropa, sampai ke juga ke Jepang dan Australia. Kita juga ada kerjasama dengan Asia. Bahkan kita membentuk Ikatan Dai hingga Asosiasi Dai Asia Tenggara. Dan tahun kita sudah launching Asosiasi Da’i tersebut dan berjalan dengan baik,” kata dia kepada MUIDigital, di Jakarta, Kamis (30/10/25) di Jakarta.
Dia mengatakan, dalam kepengurusan di periode ini ada beberapa program yang tidak terencana, namun program-program tersebut justru menjadi program unggulan yang saling mendukung satu sama lain.
“Kita banyak program-program yang tidak direncanakan tetapi kita laksanakan demi kesempurnaan dari program kita. Umpamanya dari standardisasi, tujuan kita adalah memberikan standar terhadap dai, tapi ada wisuda, ada Dai Champion, kemudian kita bisa fasilitasi mereka juga ke luar negeri,” kata dia.
Menurut Kiai Cholil, untuk mencapai keberhasilan yang gemilang itu, Komisi Dakwah MUI menyusun strategi yang efektif dan juga memaksimalkan kerjasama dengan berbagai pihak, khusunya pemerintah dan juga beberapa media, sehingga dakwah-dakwah di media dapat lebih termaksimalkan.
“Kita kerja sama dengan KPI untuk memberikan panduan dakwah yang baik, termasuk bagaimana mengarahkan ustadz-ustadz yang lebih konstruktif di dalam dakwahnya. Kita juga kerja sama juga dengan Komdigi untuk bisa memaksimalkan dakwah di media sosial,” ungkapnya.
“Selain itu, kita juga membuat program Da’i Champion dengan TV One dan juga Muslim Center, sehingga kita bisa menggandeng dai-dai yang potensial untuk aktif berdakwah baik secara online maupun offline, di media elektronik maupun secara langsung di masyarakat,” imbuhnya menjelaskan.
Tidak hanya itu, Kiai Cholil juga menjelaskan bahwa Komisi Dakwah MUI turut menyemarakkan dakwah melalui kerja sama dengan masyarakat.
“Melalui program seperti Dai Menyapa Umat, melakukan pendekatan pada masyarakat untuk menggiatkan dakwah,” pungkasnya.
(Dea Oktaviana/Azhar)