Di Munas XI MUI, Kiai Anwar Iskandar: Stabilitas Nasional Harus Dijaga Lewat Kolaborasi Ulama dan Negara
Admin
Penulis
JAKARTA,MUI.OR.ID — Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH Anwar Iskandar, menegaskan pentingnya kolaborasi antara ulama dan negara dalam menjaga stabilitas nasional.
Sambutan itu disampaikan dalam pembukaan Musyawarah Nasional (Munas) XI MUI yang dihadiri berbagai tokoh nasional, pimpinan lembaga negara, para menteri, serta jajaran Dewan Pertimbangan MUI.
Dalam sambutannya, Kiai Anwar menyampaikan bahwa Indonesia saat ini hidup dalam suasana aman, damai, dan rukun sebuah anugerah besar yang harus dipertahankan.
Menurutnya, stabilitas nasional bukan hanya hasil kerja pemerintah atau aparat keamanan, tetapi merupakan tanggung jawab bersama, termasuk para ulama dan tokoh masyarakat.
“Ulama harus terus bersinergi dengan pemerintah, dengan tentara, dengan polisi, dan seluruh kekuatan negara untuk menjaga negeri ini tetap dalam keadaan baldatun aaminan, negara yang aman,” ujarnya dalam Musyawarah Nasional MUI ke- XI di Mercure Convention Center Ancol, Kamis (20/11/2025).
Kian Anwar menekankan bahwa keamanan merupakan fondasi utama sebelum mewujudkan kesejahteraan. Ia merujuk pada petunjuk Al-Qur’an yang menggambarkan bahwa keamanan terlebih dahulu ditegakkan, barulah Allah menjanjikan keberkahan rezeki bagi umat.
“Di atas negara yang aman itulah rezeki dan kesejahteraan dapat terbangun. Karena itu menjaga kedamaian adalah tugas mulia yang harus dilakukan bersama,” ungkapnya.
Selain menyoroti pentingnya stabilitas, Kiai Anwar juga mengajak para ulama untuk mengambil peran aktif dalam memperkuat kehidupan berbangsa.
Ia menilai bahwa Munas XI MUI harus menjadi forum melahirkan gagasan-gagasan strategis yang memperkuat kemitraan ulama dan negara, sekaligus menjawab berbagai tantangan kebangsaan.
“Mari kita bermunas untuk melahirkan pikiran-pikiran positif demi masa depan umat dan bangsa,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Kiai Anwar Iskandar turut menyampaikan apresiasi kepada pemerintah, khususnya Presiden RI dan jajaran menteri, yang dinilainya konsisten dalam bekerja mewujudkan kesejahteraan rakyat.
Pengasuh Pondok Pesantren Al Amien Kediri ini mendoakan agar para pemimpin nasional diberikan kesehatan dan kekuatan dalam menjalankan amanah negara.
Munas XI MUI diharapkan mampu menghasilkan keputusan-keputusan penting yang tidak hanya menjawab kebutuhan umat Islam, tetapi juga memperkuat peran MUI sebagai mitra strategis negara dalam menjaga persatuan, kedamaian, dan kemakmuran Indonesia.
Hadir sejumlah tokoh nasional dalam pembukaan Munas. Antara lain Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12, Wakil Presiden ke-13 RI KH Ma'ruf Amin, Menteri Agama RI KH Nasaruddin Umar, Ketua Komisi Percepatan Reformasi Polri Jimly Asshiddiqie, Ketua MPR RI Ahmad Muzani, Ketua DPD RI Sultan Baktiar Najmudin, dan Wakil Menteri Agama Romo R Muhammad Syafi'i.
Hadir pula, Menteri Haji dan Umrah Gus Irfan, Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Simanjunak, Menteri PPPA Arifah Fauzi, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Prof Brian Yuliarto, dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Kepala BIN Letjen TNI (Purn) Muhammad Herindra, Kepala BNN Komjen Suyudi Ario Seto, Wakil Menteri Lingkungan Hidup Diaz Hendropriono, dan Founder and Chairman CT Choirul Tanjung. (Miftahul Jannah/Azhar)